Galon Tumpuk, solusi limbah jadi pupuk

By DINPPKP 16 Apr 2025, 14:47:47 WIB Penyuluhan
Galon Tumpuk, solusi limbah jadi pupuk

Galon Tumpuk, solusi limbah jadi pupuk

Purworejo – Limbah dapur merupakan limbah sisa hasil rumah tangga yang sudah tidak digunakan lagi. Namun demikian, limbah itu bisa digunakan atau diolah menjadi barang yang bermanfaat. Kegiatan pengenalan pembuatan Komposter pengolah limbah dapur dilakukan oleh PPL ngombol kepada salah satu kelompok wanita tani (KWT) Wijaya Putri di desa Walikoro, Selasa (15/04/2025).

Kegiatan penyuluhan ini memperkenalkan metode sederhana untuk mengolah sampah organik menggunakan galon tumpuk. Metode ini memanfaatkan galon bekas yang ditumpuk, di mana galon bagian atas digunakan untuk menghasilkan pupuk padat, sementara galon bagian bawah menghasilkan pupuk cair. Inovasi ini menawarkan solusi praktis untuk mengatasi masalah sampah organik di lingkungan rumah tangga.

Persiapan Alat dan Bahan: anggota KWTT diajak untuk mengumpulkan galon bekas, bahan organik seperti sisa makanan, dedaunan, dan bahan lainnya yang mudah terurai.

Penyusunan Galon Tumpuk: Galon-galon disusun sedemikian rupa sehingga bahan organik dapat diletakkan di galon atas untuk proses fermentasi.

Proses Fermentasi: Bahan organik dibiarkan terurai selama beberapa minggu. Galon atas akan menghasilkan pupuk padat, sementara cairan yang mengalir ke galon bawah akan menjadi pupuk cair.

Penggunaan Hasil Olahan: Pupuk padat dan cair yang dihasilkan kemudian dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman di kebun atau pekarangan rumah.

Menurut Ketua KWT, Suharmini bahwa penyuluhan ini sangat berguna bagi ibu-ibu dalam memanfaatkan sisa-sisa limbah rumah tangga menjadi lebih bermanfaat.

“ Membuat komposter dengan galon tumpuk ternyata sangat mudah”, katanya.

  Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan praktis tentang pengolahan sampah organik, tetapi juga mengajak peserta untuk terlibat langsung dalam prosesnya. Anggota KWTsangat antusias mengikuti setiap langkah dan bersemangat untuk mempraktikkannya di rumah. Edukasi tentang pentingnya pengolahan sampah organik serta manfaat yang dapat diperoleh dari pupuk hasil olahan menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota KWT Wijaya Putri desa Walikoro, dapat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah organik dan memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi sesuatu yang bermanfaat. Selain itu, diharapkan metode galon tumpuk ini dapat diterapkan secara luas dan menjadi solusi yang efektif dalam mengurangi sampah organik di lingkungan sekitar.

            Kegiatan penyuluhan ini membuktikan bahwa dengan kreativitas dan inisiatif, masalah sampah organik dapat diatasi dengan cara yang sederhana namun berdampak besar. Kami berharap, inovasi ini terus berlanjut dan memberi manfaat bagi petani secara luas.


Oleh : Edi prayitno_ BPP Ngombol





Berita Purworejo

Counter Pengunjung