- RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JUT
- SURVEY KE PETERNAKAN AYAM PETELUR
- Monitoring PPTS, Sinergi DKPP dan PPL Kec. Butuh Pastikan Pasokan Pupuk Bersubsidi Aman
- Purworejo Jadi Tuan Rumah Pembinaan Produsen Benih Hortikultura Se-Jawa Tengah
- Seleksi Perdana Hibah Domba Dimulai, DKPP Purworejo Pastikan Ternak Berkualitas Siap Disalurkan
- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
- DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Hibah Sejak Awal Melalui Seleksi Ketat Kambing Jawa Randu
Farmers Field day Tembakau
Farmers Field day Tembakau merupakan hari temu lapang bagi petani tembakau, penyuluh, dengan stakeholder yang membahas berbagai permasalahan yg dihadapi petani di Desa Ketangi Kec. Purwodadi yang dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 16 Agustus 2023 di lahan tembakau ds Ketangi. Peserta FFD dihadiri oleh Forkompinca, penyedia saprodi, pengurus Asosiasi petani Tembakau Indonesia, kelompok tani, dan Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian.
Komodidas tembakau bagi petani desa ketangi merupakan andalan setelah tanaman padi. Sedang Panen raya merupakan puncak panen tembakau yang ditanam. Dengan Varietas yang memiliki keunggulan lokal, aroma wangi, daun tebal, produktiviTas tinggi yaitu kenanga dan kemloko bendungan. Komoditas tembakau merupakan pilihan petani karena memiliki nilai tukar yang sangat baik, hingga saat FFD berlangsung harga masih dihargai 150ribu perkilogram tembakau rajangan kering. Nilai yang cukup tinggi ini dari tembakau ini layak disebut EMAS HIJAU.
Hambatan dalam budidaya tembakau adanya hama ulat yang sering menyerang dengan memakan daun muda yang berpengaruh pada jumlah daun yang dihasilkan. Sedangkan penyakit yg sering menyerang adalah layu , dan akhirnya mengurangi populasi tanaman.
Tembakau. Kedepan budidaya tembakau diharapkan saprodi berbasis organik. Baik pupuk, pestisida, Zptnya. Sehingga produk tembakau menjadi relatif aman. Produksi tembakau di desa Ketangi mencapai 1,2 ton pwrhektar tembakau rajangan kering.






