ENDLINE SURVEY SIMURP KECAMATAN BANYUURIP

By DINPPKP 20 Jun 2024, 09:02:15 WIB Penyuluhan

ENDLINE SURVEY SIMURP KECAMATAN BANYUURIP

Oleh Diana Cholida, SP

 

Proyek SIMURP merupakan proyek yang menangani modernisasi dan rehabilitasi jaringan irigasi yang mendesak/penting yang pelaksanaannya melibatkan 3 (tiga) Kementerian yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian dibawah koordinasi National Steering Committee of Water Resources (NSCWR) yang diketuai oleh Deputi Sarana dan Prasarana BAPPENAS.

Dengan akan berakhirnya kegiatan SIMURP pada tanggal 30 Juni 2024 maka dilakukan Endline Survey. Endline survey dimaksudkan untuk mengetahui kinerja pelaksanaan program SIMURP di Kementrian Pertanian untuk melihat pencapaian target program ketika program baru selesai diimplementasikan dan Evaluasi Dampak Awal program SIMURP di Kementrian Pertanian. Tujuan dari Endline survey yaitu untuk menilai kemajuan kinerja pelaksanaan Program SIMURP di Kementrian Pertanian pada lokasi intervensi periode Tahun Anggaran 2019 s/d 2024 dan kajian Evaluasi Dampak Awal.

Lingkup Kegiatan Survey Endline adalah :

1. Poktan CSA Inti

·        CSA Inti Kec. Banyuurip salah satunya adalah kelompok tani Kismo Aji I dengan alamat RT 001 RW 001 Desa Candisari. Kelompok tani Kismo Aji I menghadirkan TOF dan anggota kelompok yang menggunakan Teknologi CSA(Climate Smart Agriculture). Luas lahan yang diusahakan rata-rata 0.27 ha. Sebelum olah tanah para petani membuat pupuk organik padat dengan kotoran kambing. Untuk membuat persemaian petani melakukan perendaman dengan menggunakan air garam yang berfungsi untuk mendapatkan benih yang bernas dan sehat. Petani menggunakan sistem jajar legowo 2:1 agar dapat meningkatkan populasi tanaman, tanaman menjadi sehat serta pemeliharaan lebih mudah; menggunakan AWD/ pengairan berselang untuk menghemat air, memberi kesempatan akar tanaman memperoleh udara lebih banyak sehingga dapat berkembang lebih dalam karena akar yang dalam dapat menyerap unsur hara dan air yang lebih banyak, mencegah timbulnya keracunan besi, mencegah penimbunan asam organik dan gas hidrogen sulfida yang menghambat perkembangan akar, mengaktifkan jasad renik (mikrobia tanah) yang bermanfaat

 



Petani juga membuat Mol Bonggol Pisang dengan menggunakan air leri, buah maja, bonggol pisang, yang bisa digunakan sebagai pestisida nabati, pupuk cair.


Dengan teknologi CSA petani juga diajarkan untuk melakukan pengamatan hama dan penyakit dipertanaman padi. Diharapkan dengan mengamati tanaman padi secara berkala tanaman akan terhindar dari serangan hama dan penyakit karena akan segera dilakukan pencegahan sehingga produktivitas optimal. Produktivitas tanaman padi di kelompok tani Kismo Aji I mengalami peningkatan dengan menggunakan teknologi CSA, dan untuk biaya produksi lebih rendah karena menggunakan pupuk organik/kotoran hewan atau ternak yang ada di Desa Candisari sendiri serta penggunaan bahan-bahan yang ada disekitar untuk pestisida nabatinya.

2. Poktan CSA Scalling Up

CSA Scalling Up dilaksanakan di Desa Tegalrejo dan Desa Sumbersari melibatkan 3 Kelompok Tani Yaitu Tani Maju, Bangkit dan Sumber luhur II dengan luas 50 ha. Teknologi yang diterapkan dalam kegiatan ini sama dengan teknologi CSA yang sudah diterapkan, antara lain penggunaan pupuk organic, penggunaan bibit unggul rendah emisi, penerapan teknologi hemat air (AWD), tanam dengan jajar legowo 2:1, penggunaan pestisida nabati, juga pengukuran GRK.

 



3. KEP

Pemasaran Beras  dikembangkan sebagai usaha KEP Pangurip Bersatu karena para anggota KEP Pangurip Bersatu sebagian besar mengembangkan padi dengan sistem konvensional dan sistem tanam organik serta untuk menunjang pemasaran hasil panen, para anggota menjual gabah atau berasnya kepada KEP Pangurip Bersatu. KEP Pangurip Bersatu giat mengikuti pameran, expo dan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Purworejo dan Kecamatan Banyuurip. Pemasaran dilakukan secara online dan offline.


4. KWT

Usaha yang dikembangkan KWT Putri Candi adalah olahan jahe dengan Brand Beer Plethok. Pemasaran Beer Plethok melalui online dan off line serta mengikuti pamera, expo dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Purworejo . Sekretariat KWT Putri Candi di Desa Candingasinan.

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung