- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
DUKUNG UPAYA KETAHANAN PANGAN, BPP NGOMBOL FASILITASI BIMTEK P2L

DUKUNG UPAYA KETAHANAN PANGAN, BPP NGOMBOL FASILITASI BIMTEK P2L
Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan upaya untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas dan pemanfaatan pangan bagi rumah tangga sesuai dengan kebutuhan pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan rumahtangga. Dalam rangka mencapai upaya tersebut kegiatan (P2L) dilakukan melalui pendekatan pengembangan pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture), pemanfaatan sumberdaya local (local wisdom), pemberdayaan masyarakat (community engagement) dan berorientasi pasar (go to market).
Tahun 2023, Kecamatan Ngombol mendapatkan alokasi 2 Kelompok wanita Tani yang memperoleh bantuan P2L yaitu KWT Srikandi Desa Pulutan dan KWT Gemah Ripah Desa Wingkosanggrahan. Untuk meningkatkan kapasitas penerima kegiatan P2L, BPP Ngombol memfasilitasi kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pemanfaatan pekarangan yang diselenggarakan pada pertengahan September 2023 di Balai Desa Pulutan. Melalui Bimtek diharapkan dapat meningkatkan produksi sayuran dan pemasaran sehingga KWT lebih giat dan produktif dalam pemanfaatan lahan pekarangan yang ada.
Acara diawali dengan ucapan selamat datang dan ucapan terima kasih dari Kepala Desa Pulutan atas bantuan yang diterima KWT Srikandi. Kegiatan ini merupakan tantangan bagi KWT untuk membuktikan eksistensinya karena sudah difasilitasi bantuan yang tidak sedikit jumlahnya. Sutardi selaku anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi Partai Golkar menegaskan, bimtek dilakukan agar tercipta SDM yang memadai sehingga sumber daya alam (SDA) yang tersedia akan sia-sia, baik skala ekonomi tapi juga tidak produktif. Karena tidak semua semua KWT mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan fasilitasi bantuan P2L dan mendapatkan Bimtek seperti ini. Agar tanaman menjadi subur, perlu dipupuk organik dan non organik. Apabila membutuhkan pupuk organik dapat memanfaatkan kotoran ayam yang ada di kandang milik saya. Dan ke depan akan dipantau pemanfaatan pekarangan untuk melihat bagaimana tingkat keberhasilannya,” terangnya.
Woro, Koordinator PPL Kecamatan Ngombol menyampaikan kegiatan ini selaras dengan tujuan pemerintah dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) pertanian unggul. “Ini tujuannya untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas kelompok penerima kegiatan program perkarangan pangan lestari (P2L) dalam pengelolaan pekarangan di lingkungan sekitar tempat tinggal,” terang Woro.
Kabid Sarana dan Perlindungan Tanaman DKPP Purworejo menyampaikan bahwa kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang dilaksanakan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) sangat mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan keluarga dan masyarakat.
Selain menjadi bagian mendukung ketahanan pangan, Jayadi menambahkan kegiatan P2L ini menjadi salah satu strategi dalam penanganan stunting, dimana saat ini sedang gencar dijalankan pemerintah. “Kita ketahui kegiatan P2L ini tentu sangat mendukung ketahanan pangan keluarga, terutama dalam kondisi menghadapi pandemi seperti saat ini dimana perekonomian menjadi salah satu sektor terdampak,” kata Jayadi.
Acara selanjutnya penyampaian materi sosialisasi P2L oleh Medi Susilo yang mengungkapkan dalam situasi pasca pandemi saat ini, ketahanan kesehatan dan ketahanan pangan menjadi hal yang sangat penting. Kegiatan P2L telah dicanangkan dan didorong oleh pemerintah dengan pemberdayaan KWT, di mana kegiatan utamanya seperti pembuatan rumah benih, penanaman tanaman sayuran, demplot dan pemasaran hasil pertanian dan lain-lain. Setelah selesai Bimtek dilanjutkan peninjauan ke lokasi demplot serta rencana kerja bakti untuk membersihkan sampah dan penataan demplot KWT.
Pengirim : Bakti Woro Haryanti, SP (PPL Ngombol)






