- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
Dukung Program PAT, Dandim dan Kadinas Turut Dampingi Kelompok Tani Tanam Padi Bersama

Dukung Program PAT, Dandim dan
Kadinas Turut Dampingi Kelompok Tani Tanam Padi Bersama
Pertanian masih menjadi sektor yang
penting di Indonesia dengan target ke depan adalah mengurangi pasokan import
bahan pangan dan meningkatkan produksi dalam negeri. Guna mencapai target
tesebut, pemerintah melalui Kementerian Pertanian melakukan terobosan untuk
meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas tanaman pangan khusunya padi,
salah satunya melalui program Perluasan Areal Tanam (PAT). Dalam mendungkung program
PAT ini, pemerintah memiliki 3 kegiatan untuk menunjang program PAT yaitu
pompanisasi, irigasi perpompaan, dan pertanaman padi gogo.
Kegiatan pompanisasi menjadi salah
satu altenatif dalam menyediakan supply air ke lahan, terutama di lahan
tadah hujan yang selama ini hanya tertanami padi satu kali dalam setahun atau
hanya memiliki indeks pertanaman (IP) 0-100, terlebih melihat kondisi saat ini
yang masih dalam masa El Nino yang berkepanjangan. Melalui kegiatan pompanisasi
ini, diharapkan lahan tadah hujan yang biasanya tidak termanfaatkan pada musim
tanam kedua dapat dilakukan pertanaman padi sehingga pertanaman padi di
Indonesia dapat bertambah tidak hanya secara luasan tapi yang utama adalah
produktivitasnya.
Kelompok Tani Tunas Muda Desa
Sruwohrejo merupakan salah satu penerima kegiatan pompanisasi di Kecamatan
Butuh Kabupaten Purworejo. Menerima bantuan pompa air 4 inch beserta
kelengkapannya sangat membantu pertanaman padi khususnya di musim tanam kedua
ini. Target penambahan luas tanam padi yang diharapkan pada lahan tadah hujan
dari kegiatan ini seluas 15 Ha. Sumber air untuk pompanisasi ini berasal dari aliran
Sungai Dlangu dengan kedalaman kurang lebih 5 meter.
Tanam bersama dilaksanakan pada
Senin, 3 Juni 2024 oleh petani bersama dengan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan
Pertanian, Komandan Kodim 0708/Purworejo, serta didampingi Tim PPVTPP
Kementerian Pertanian. Forkompinca Butuh Bersama PPL dan tamu undangan lain
turut menghadiri acara tersebut. Bantuan pompa yang diterima kelompok tani
sangat membantu petani dalam mencukupi kebutuhan air terutama di sawah tadah
hujan yang selama ini terbatas ketesediaan airnya. Harapannya, ketersediaan air
dapat tercukupi selama masa pertanaman hingga panen nanti, sehingga indeks
petanaman dapat meningkat seperti yang ditargetkan.
Penulis: Jivana Zulfi, S.P.






