DUKUNG PERCEPATAN PAT PADI, DANDIM 0708 TINJAU TANAM PADI DI NGOMBOL

By DINPPKP 30 Jul 2024, 15:55:00 WIB Penyuluhan
DUKUNG PERCEPATAN PAT PADI, DANDIM 0708 TINJAU TANAM PADI DI NGOMBOL

DUKUNG PERCEPATAN PAT PADI, DANDIM 0708 TINJAU TANAM PADI DI NGOMBOL

Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong program Perluasan Areal Tanam (PAT) Padi melalui berbagai kegiatan seperti optimasi lahan rawa, pompanisasi dan penanaman padi gogo. Salah satu langkah untuk mendukung hal tersebut melalui penyiapan sumberdaya manusia andal dengan mendorong peningkatan kompetensi dan pemahamannya dalam meningkatkan produksi padi.

Ngombol merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Purworejo yang memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang sangat melimpah. Dengan luas lahan sawah 3.425 hektar dan didukung semangat berbudidaya tanaman padi yang sangat tinggi dari petaninya, sehingga pada Juli 2024 ini banyak hamparan sawah di Kecamatan Ngombol yang sudah tertanami padi. Ini merupakan musim tanam ketiga bagi petani yang ada di wilayah Kecamatan Ngombol. Setelah panen pada musim kedua, petani langsung melakukan olah tanah sawah kembali dan mempersiapkan untuk musim tanam ketiga dengan menggunakan peralatan yang modern serta pesemaian di luar lahan untuk mempercepat waktu tanam padi.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan menyampaikan bahwa sumber daya manusia (SDM) menjadi tulang punggung penggerak pembangunan pertanian. Karenanya, kata Mentan Amran, sudah seharusnya SDM pertanian memiliki kualitas yang mumpuni. “Empat kunci yang perlu dipegang teguh agar SDM kita menjadi mumpuni. Diantaranya ialah bekerja yang terbaik, fokus, cepat dan berorientasi hasil,” ujar Amran.

Pada Selasa, 30 Juli 2024 Dandim 0708, Danramil Ngombol, PPL Ngombol melakukan kunjungan ke lahan sawah yang sedang ditanami padi di Desa Laban. Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Laban dan Kelompok Tani di Desa Laban. Dandim 0708 menyampaikan pihaknya mendorong upaya peningkatan produksi padi di musim kemarau dengan menggunakan pompanisasi. “Di mana terdapat sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk pengairan, di situ dipasang pompa untuk mengantisipasi darurat pangan utamanya ancaman El Nino yang menghantui Indonesia akhir-akhir ini”, ujarnya.

Sugeng Riyadi sebagai Kepala Desa Laban menyampaikan harapannya dari luas lahan sawah di Laban sebanyak 65 hektar, semuanya dapat ditanami padi pada musim tanam ketiga ini, utamanya setelah ada bantuan ATD beberapa titik pada tahun 2024 ini. Beberapa petani juga banyak yang memanfaatkan sumur submersible (sumur bor bertenaga listrik) untuk pengairan pada tanaman padi. “Pemerintah Desa Laban terjun langsung untuk memfasilitasi kebutuhan sarana prasarana petani sehingga petani dapat lancar dapat melakukan pengolahan tanah dan penanaman padi secara tepat waktu pada musim ini”, tambahnya.

Woro selaku PPL Kecamatan Ngombol menyampaikan bahwa pada Bulan Juli 2024 ini total LTT padi adalah 306 hektar, yang tersebar di Desa Kalitanjung, Tanjungrejo, Jeruken, Wonosri, Laban, Wasiat, Tunjungan, Ringgit, Kaliwungukidul, Pejagran dan Kesidan. Angka ini akan bertambah pesat pada Bulan Agustus yang merupakan puncak tanam padi pada musim ketiga ini. “Kemungkinan total LTT musim ini dapat mencapai 1000 hektar mengingat banyak petani yang antusias menanam padi serta didukung bantuan pompa yang diberikan pemerintah kepada petani yang ada di wilayah Kecamatan Ngombol ini”, ujarnya.

Pengirim : Bakti Woro Haryanti, SP (PPL Ngombol)

 

 

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung