Dukung Ketersediaan Pangan, PJ Gubernur Jawa Tengah Lakukan Panen Raya Padi di Kabupaten Purworejo

By DINPPKP 29 Feb 2024, 09:27:32 WIB Penyuluhan
Dukung Ketersediaan Pangan, PJ Gubernur Jawa Tengah Lakukan Panen Raya Padi di Kabupaten Purworejo

Dukung Ketersediaan Pangan, PJ Gubernur Jawa Tengah Lakukan Panen Raya Padi di Kabupaten Purworejo


Padi merupakan komoditas pangan strategis yang merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia, sehingga pemerintah harus dapat menjamin ketersediaan pangan, khususnya beras dalam jumlah yang cukup dan kualitas yang baik serta harga yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Purworejo merupakan salah satu lumbung pangan di Provinsi Jawa Tengah bagian selatan yang mempunyai luas baku sawah 29,5 ribu hektar yang tersebar di 16 kecamatan. Lahan sawah di Kabupaten Purworejo dapat ditanami padi sebanyak 2 kali dalam setahun, bahkan di beberapa wilayah dapat ditanami 3 kali dalam setahun, termasuk di Kecamatan Ngombol. Luas lahan baku sawah di Kecamatan Ngombol 3425 Ha, dengan provitas 7 Ton//Ha, sehingga kebutuhan pangan khususnya beras di Kecamatan Ngombol dapat tercukupi sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan warganya.

Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana melakukan Panen Raya Padi dalam rangka mendukung ketersediaan pangan menghadapi dampak iklim El-Nino di lahan Kelompok Tani Sri Mekar Tani, Desa Tunjungan Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo pada Senin, 26 Februari 2024. Acara ini dihadiri Pj Gubernur Jawa Tengah, Asisten Ekbang Sekda Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Bupati Purworejo, Ketua DPRD, Kepala DKPP, Forkompimda Kabupaten Purworejo, Camat Ngombol, Forkompimca Kecamatan Ngombol, PT Maxxi, PPL Kabupaten Purworejo, Kepala Desa se Kecamatan Ngombol dan perwakilan kelompok tani Kecamatan Ngombol sejumlah 300 orang.

Supriyanto selaku Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa pangan merupakan kebutuhan manusia paling esensial (penting). Karena itu, ketersediaan pangan bagi masyarakat luas harus terjamin. Untuk mencapainya, dibutuhkan tekad, kesungguhan, kerja keras dan pendekatan sistematis dari semua pihak. “Dengan berdaulat pangan, berarti kita berhak menentukan kebijakan pangan secara mandiri, menjamin hak atas pangan bagi rakyat, serta memberikan hak bagi masyarakat untuk menentukan sistem pertanian pangan yang sesuai dengan potensi sumber daya lokal”, tegasnya.

Lebih lanjut Supriyanto menyampaikan Untuk kondisi padi di Desa Tunjungan, telah tertanam seluas 81 ha dan pada saat ini masih terdapat 50 ha padi yang belum dipanen. Harapannya, melalui usaha tanam padi oleh  Kelompok Tani Sri Lestari di Desa Tunjungan Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo ini dapat mendukung ketersediaan beras di Kabupaten Purworejo dan Provinsi Jawa Tengah. “Semoga pada bulan Maret dan April 2024 nanti petani padi di Provinsi Jawa Tengah dapat menikmati panen raya, sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani dan menurunkan kondisi inflasi di Jawa Tengah”, tambahnya.

Dalam sambutannya Pj Gubernur Nana Sudjana menyampaikan selamat dan sukses untuk para petani yang telah berhasil memanen padi pada musim ini dengan harga jual yang tinggi, dengan tetap menjaga kelestarian alam untuk mengamankan produksi dan menjaga ketersediaan pangan. Nana menambahkan pada tahun 2024, target capaian kinerja produksi padi di Jawa Tengah sebesar 11,168 juta ton GKG (Gabah Kering Giling). “Dalam upaya pencapaian target, dilaksanakan dengan menerapkan beberapa strategi, antara lain: melakukan percepatan penanaman, memaksimalkan pola tanam IP (Indeks Pertanaman) 300 bahkan IP 400 serta pendampingan yang semakin intensif di setiap Wilayah Eks-Karesidenan, dengan menginventarisir kebutuhan dasar usaha tani padi di masing-masing kelompok tani pada setiap kabupaten. Hal ini tentunya membutuhkan dukungan dari para petani, petani milenial dan teman-teman penyuluh, petugas kabupaten serta para stakeholder terkait”, tambahnya

Pada kegiatan panen raya tersebut Gubernur Nana Sudjana bersama Asisten Ekbang Sekda Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Bupati Purworejo, Forkompimda Kabupaten Purworejo, Ketua DPRD, Kepala DKPP, Camat Ngombol, Forkompimca, dan Kepala Desa Tunjungan secara simbolis melakukan panen padi bersama menggunakan sabit dan harvester.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Purworejo yuli Hastuti menyampaikan dalam rangka mewujudkan Kabupaten Purworejo Berdaya Saing 2025, dengan salah satu prioritas yakni meningkatkan daya saing sektor pertanian dalam arti luas, Pemerintah Kabupaten Purworejo telah melakukan berbagai upaya salah satunya adalah peningkatan kualitas dan produksi padi

“Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian memberikan kepercayaan kepada beberapa Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Purworejo untuk menerapkan dan mengimplementasikan melalui  Panca Usaha Tani demi peningkatan produksi, produktivitas, mutu hasil, serta memberikan nilai tambah dan peningkatan pendapatan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan bagi petani”.

 

 Bakti Woro Haryanti, SP)  PPL Ngombol





Berita Purworejo

Counter Pengunjung