DUKUNG KETAHANAN PANGAN, IPB DISEMINASIKAN PADI VARIETAS IPB9G DAN PUPUK HAYATI BIOGROW DI DESA PEJAGRAN KECAMATAN NGOMBOL

By DINPPKP 14 Nov 2024, 15:03:38 WIB Penyuluhan
DUKUNG KETAHANAN PANGAN, IPB DISEMINASIKAN PADI VARIETAS IPB9G DAN PUPUK HAYATI BIOGROW DI DESA PEJAGRAN KECAMATAN NGOMBOL

DUKUNG KETAHANAN PANGAN, IPB DISEMINASIKAN PADI VARIETAS IPB9G DAN PUPUK HAYATI BIOGROW DI DESA PEJAGRAN KECAMATAN NGOMBOL

 

Bertempat di Lahan Sawah Milik Kusmiyanto Kelompok Tani Ngudi Dadi Desa Pejagran Kecamatan Ngombol pada Minggu, 10 November 2024 dilaksanakan panen padi demplot Varietas IPB9G. Kegiatan ini dihadiri Peneliti IPB Prof Abdul Munif, M.Sc. Agr, Prof Dr Ir Yulin Lestari, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Camat Ngombol, Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Desa Pejagran, PPL Kecamatan Ngombol dan anggota kelompok tani Desa Pejagran berjumlah 50 orang. Kegiatan ini dimulai dari indentifikasi potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada di Desa Pejagran dengan melibatkan Pemerintah Desa Pejagran dan kelompok tani. Selanjutnya dilakukan kegiatan pesemaian lahan, pengolahan tanah, penanaman, pengamatan agroekosistem, perawatan, pengendalian OPT dan panen pasca panen.

Lokasi demplot di lahan sawah milik Kusmiyanto memiliki luasan 1.500 m². Penanaman dilakukan pada Bulan Agustus 2024 dengan menggunakan 4 perlakuan. Yulin selaku Dosen IPB menyampaikan bahwa Varietas IPB9G merupakan padi yang amfibi yang memiliki karakter unggul adaptif terhadap perubahan iklim.Perubahan iklim akibat pemanasan global telah berdampak luas terhadap berbagai aspek kehidupan terutama sektor pertanian yang mengalami dampak paling serius, oleh sebab itu perlu tersedia beberapa varietas amphibi padi yang dapat ditanam pada saat kondisi air kurang. Untuk mempercepat penyebaran varietas amphibi kepada pengguna, dilaksanakan demplot dan pengkajian dengan menerapkan budidaya padi sesuai spesifik lokasi” ungkapnya.

Senada dengan yang disampaikan Yulin, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyebut varietas padi unggul terbaru dari IPB University bernama Padi IPB 9G adalah sebuah inovasi yang mampu mendukung ketahanan pangan di Indonesia.”Kami mengapresiasi apa yang dilakukan IPB ini. Ini adalah langkah yang harus dikembangkan dan kami sangat menghargai hasil penelitian yang luar biasa ini," jelas Mentan Amran.

Selain penggunaan Varietas Padi IPB9G, pada demplot kali ini juga diaplikasikan Pupuk Hayati Biogrow yang diaplikasikan pada fase awal pesemaian dan pertumbuhan awal tanamna padi. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Hadi Sadsila memberi respon positif terhadap kegiatan demplot di Desa Pejagran. “Kami menyampaikan penghargaan setingi-tingginya kepada Tim Peneliti IPB yang sudah melaksanakan demplot di Desa Pejagran dimana demplot ini memberikan manfaat bagi petani mendukung peningkatan produksi padi” tegasnya.

Woro selaku Koordinator PPL Kecamatan Ngombol menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Peneliti IPB yang sudah melaksanakan demplot di Desa Pejagran dan mengharapkan kegiatan penetian, demplot, dan pengabidian masyarakat dari IPB dapat dilaksanakan di Kecamatan Ngombol. “Potensi luar biasa yang dimiliki Kecamatan Ngombol dimana lahan sawahnya 3.425 hektar, lahan kering 500 hektar yang ditanami komoditas padi, jagung, hortikutura, sayuran dan perkebunan menjadikan Ngombol lumbung pangan Kabupaten Purworejo”, ujarnya.

Pengirim : Bakti Woro Haryanti, SP

PPL Kecamatan Ngombol

 

 

 

 

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung