- DKPP Purworejo Imbau Masyarakat Waspada Flu Burung di Tengah Perubahan Cuaca
- PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN ASAL HEWAN (PAH) MENJELANG HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
- PARTISIPASI DKPP KABUPATEN PURWOREJO DALAM GERAKAN PANGAN MURAH SERENTAK SE-JATENG
- Pemeriksaan Bovine Ephemeral Fever Virus (BEF) pada Ternak Sapi Oleh Tim Medis Hewan DKPP
- Pelayanan Kesehatan Hewan di Bulan Ramadhan
- PENGAWASAN PEREDARAN HEWAN DAN PRODUK HEWAN DI PASAR
- Program Banter Melaju Mulai Disiapkan, CPCL Bantuan Kambing Jawa Randu Dilaksanakan di Desa Kemejing
- Pengawasan PPG Yayasan Pawon Biyung Poniman oleh Tim Kesmavet DKPP serta Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah
- Serap Gabah oleh UD Lancar sebagai Mitra Bulog
- Pendampingan dan Pembinaan NKV Berkah Raya Telur Asin
Dokter Hewan DKPP Ikuti Pelatihan Pengembangan Profesional Tenaga Kesehatan Hewan Garis Depan
Dokter Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo mengikuti Pelatihan Pengembangan Profesional Tenaga Kesehatan Hewan Garis Depan
Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) bekerjasama dengan Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia (AFKHI) dan Indonesia Australia Red Meat Cattle Partnership (IARMCP) menyelenggarakan “Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan Hewan sebagai Garda Depan untuk Prevensi, Mitigasi, dan Penanganan Wabah Penyakit Ternak pada Sektor Peternakan Sapi Indonesia”.
Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari bulan Oktober – Februari 2024 yang dibagi dalam 4 batch. Dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo berkesempatan mengikuti kegiatan ini. Pada batch 1 ada drh. Yulius Ariv Kusuma dan drh. Zulfiyah Deva Istiyani yang mengikuti pelatihan ini pada tanggal 12-15 Oktober 2023 di Klaten, Jawa Tengah. Untuk batch 2, ada drh. Margareth Fauziyah Rahayu dan drh. Sefrilia Rahayu yang berkesempatan mengikuti pelatihan ini pada tanggal 09-12 November 2023 di Yogyakarta.
Pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan penyakit hewan yang akhir-akhir ini sering terjadi di Indonesia. Para peserta kegiatan ini adalah medik veteriner (dokter hewan) dan paramedik veteriner pada instansi pemerintah di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah yang berjumlah 30 orang dalam setiap batch-nya. Pelaksanaan kegiatan ini berupa bimbingan teknis yang diisi dengan materi dan praktek kerja lapangan yang berlangsung selama 4 hari. Pada hari pertama, diisi dengan pembukaan dan pemaparan materi dari Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, dilanjutkan dengan kontrak belajar selama 4 hari kedepan. Pada hari kedua, materi yang diberikan dititikberatkan pada langkah-langkah dalam investigasi penyakit hewan. Hari ketiga praktek lapangan berupa investigasi kasus secara langsung ke Masyarakat dan Ternak. Pada hari terakhir, diisi dengan pembuatan dan pemaparan hasil investigasi serta kesimpulan dan evaluasi kegiatan.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme Tenaga Kesehatan Hewan Garis Depan melalui investigasi penyakit hewan sehingga wabah yang terjadi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Purworejo dapat ditanggulangi lebih awal.






