- Puskeswan Terus Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Hewan di Kabupaten Purworejo
- Petani Pekacangan Belajar Perbanyak Beuveria Bassiana di Hari Kedua SL Agens Hayati
- Menjaga BPAH Agar Tetap ASUH, Balai Veteriner Distanak Provinsi lakukan Pengambilan Sampel di Pasar Pituruh
- Sinergi Tingkatkan Produktivitas Petani, Poktan Cahyo Purwo Mudho Gelar Sekolah Lapang Agensia Hayati
- Tingkatkan Kemandirian Petani, Poktan Sri Kumpul II Gelar Sekolah Lapang Agensia Hayati
- Tingkatkan Kemandirian Petani Tangani OPT, SL Agensia Hayati Digelar di Desa Kumpulrejo
- RUMAH PANGAN KITA (RPK) DKPP PURWOREJO KEMBALI HADIR DI JUM’AT BERKAH
- Gerdal Penggerek Batang Tanaman Padi, Cegah Kerugian Petani Lebih Dalam
- Pastikan Calon Hewan Kurban yang Dikirim Ke Jabodetabek Sehat, DKPP laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Hewan dan Vaksinasi PMK
- Temu Wicara Peternak Ayam Pedaging di Kalikalong, Loano
DKPP Laksanakan Surveilans Penyakit Toksoplasmosis menyasar Wilayah Sumber Bibit Kambing Kaligesing

DKPP Laksanakan Surveilans Penyakit Toksoplasmosis menyasar Wilayah Sumber Bibit Kambing Kaligesing
DKPP Laksanakan Surveilans Penyakit Toksoplasmosis menyasar Wilayah Sumber Bibit Kambing Kaligesing. Surveilans pemetaan penyakit adalah kegiatan pengamatan dan pengumpulan data penyakit secara sistematis untuk memetakan sebaran, tingkat risiko, dan faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan atau penularannya.
Tim Kesehatan Hewan (Keswan) melaksanakan surveilans penyakit toksoplasmosis pada tanggal 26-28 Agustus 2025, di Wilayah sumber bibit Kambing Kaligesing yang berada di Kecamatan Kaligesing, terdapat 8 desa sampling yaitu Desa Jelok, Kaligono, Tlogorejo, Tlogoguwo, Tlogobulu, Donorejo, Pandanrejo, dan Hulosobo. Dari masing-masing desa diambil 10 sampel darah ternak kambing dari 10 kandang yang berbeda. Kemudian sampel darah ternak akan dikirim ke Balai Besa Veteriner Wates untuk dilakukan uji laboratorium guna mendeteksi dini ada atau tidaknya temuan parasit Toksoplasma gondii.
Toksoplasma gondii merupakan parasit penyebab penyakit toksoplasmosis, dimana merupakan penyakit zoonosis yang berati toksoplasmosis dapat menular dari hewan ke manusia. Sehingga dirasa perlu adanya uji laboratorium iuntuk kegiatan surveilans karena gejala dari toksoplasmosis tidak bersifat pagtonomonis atau tidak memiliki gejala yang menciri. Penularan toksoplasma ke manusia dapat terjadi karena mengkonsumsi daging yang tidak matang secara sempurna.
Tujuan dari kegiatan surveilens selain untuk identifikasi penyakit secara dini juga bertujuan sebagai berikut :
1.Pemetaan dan pemantauan situasi penyakit hewan
2.Pengendalian dan pencegahan penyakit:
3.Pendeteksian dini penyakit baru atau penyakit lama yang muncul kembali:
4.Peningkatan pelayanan kesehatan hewan:






