- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
DKPP Adakan SLPHT Tembakau, Dorong Petani Tanam Tembakau di Bagelen

Kecamatan Bagelen memiliki lahan pertanian yang tidak terlalu luas untuk produksi tanaman pangan menyimpan, namun ada potensi yang luar biasa berupa emas hijau yaitu Tanaman tembakau. Tanaman tembakau merupakan komoditas yang menjadi kontroversi karena banyak yang menentang akan tetapi masih menjadi komoditas unggulan penghasil devisa negara. Tembakau Bagelen memiliki cita rasa tersendiri yang menjadi primadona kalangan penggemar tembakau. Tapi sayang beberapa tahun belakangan produksi tembakau Bagelen menurun drastis, yang dulu bisa mencapai luas tanam 82 ha kini menurun menjadi 36 ha saja. Beberapa penyebab menurunnya luasan tanam karena serangan hama penyakit tembakau yang merajalela. Hal ini yang menyebabkan petani diwilayah Begelen frustasi menanam tembakau dan beralih ke komoditas lain seperti jagung yang lebih mudah perawatannya dan memiliki nilai ekonomi yang lumayan bagus tapi masih kalah bila dibanding tembakau.
Daerah sentra tembakau di daerah Kecamatan Bagelen yaitu desa Kemanukan, Piji, Soko, Clapar,Kalirejo sekarang merambah Bagelen,Dan Bapangsari.
Untuk mendukung peningkatan produksi dan pengembangan areal tanam tembakau DKPP Kabupaten Purworejo melalui BPP Bagelen menyelenggarakan SLPHT di dDesa Soko. SL ini diikuti oleh 30 petani melalui Kelompok tani "PALAWIJA". SL rencana akan dilaksanakan tiga kali pertemuan mulai hari Rabu tanggal 17 Juli 2024 dan dilakukan setiap seminggu sekali pada hari Rabu, untuk minggu berikutnya. Materi yang diberikan pertama sosialisasi program,kedua praktek mengamatan ,identifikasi,dan pengendalian,ketiga praktek pengendalian dan dilanjutkan penutupan.Kegiatan ini dibuka Oleh ibu Verena sebagai perwakilan Dari DKPP Kabupaten Purworejo. Semoga Kegiatan SL PHT ini dapat meningkatkan PSK (Perilaku,Sikap dan Ketrampilan) petani dalam berbudidaya tanaman tembakau.






