Dinas Pertanian Pangandaran Lakukan Bintek CSA di BPP Banyuurip

By DINPPKP 12 Des 2023, 09:03:26 WIB Penyuluhan
Dinas Pertanian Pangandaran Lakukan Bintek CSA di BPP Banyuurip

MENYIKAPI DAMPAK PERUBAHAN IKLIM (DPI) DINAS PERTANIAN KABUPATEN PANGANDARAN MELAKSANAKAN BIMBINGAN TEKNIS DI BPP BANYUURIP SELAKU BPP PELAKSANA CSA (CLIMATE SMART AGRICULTURE)

 

 

Perubahan iklim menjadi salah satu masalah global yang menjadi perhatian dunia internasional. Hal ini disebabkan oleh perilaku manusia yang kurang memperhatikan lingkungan dan memanfaatkannya secara tidak bertanggung jawab. Dampak perubahan iklim tidak hanya dirasakan oleh manusia, namun juga oleh makhluk hidup lainnya, termasuk tanaman dan hewan. Salah satu sektor yang sangat terdampak oleh perubahan iklim adalah sektor pertanian.

Dampak perubahan iklim terhadap pertanian sangat signifikan. Salah satunya adalah terjadinya perubahan pola musim dan cuaca yang tidak teratur, sehingga sulit memprediksi kapan tanam dan kapan panen. Selain itu, kenaikan suhu yang ekstrem juga dapat mempengaruhi pertumbuhan dan kualitas hasil panen. Akibatnya, produktivitas pertanian menurun dan kualitas hasil panen menurun, sehingga mengakibatkan kekurangan pasokan bahan pangan.

Untuk mengatasi dampak perubahan iklim terhadap pertanian, dibutuhkan upaya yang serius dan berkelanjutan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas dan keberlanjutan pertanian. Hal ini dapat dilakukan dengan mengurangi penggunaan bahan kimia dan pupuk buatan yang dapat merusak lingkungan. Selain itu, pemilihan varietas tanaman yang tahan terhadap perubahan cuaca dan iklim juga perlu dilakukan.

Petani juga perlu diberikan pelatihan dan edukasi tentang cara bertani yang ramah lingkungan. Dengan begitu, petani dapat memanfaatkan lahan pertanian dengan baik, dan menjaga keseimbangan lingkungan agar terhindar dari dampak perubahan iklim.

Dengan adanya fenomena dampak perubahan iklim ini, Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Dampak Perubahan Iklim. Kegiatan dilaksanakan di BPP Banyuurip, Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo selaku BPP Pelaksana CSA (Climate Smart Agriculture). Kegiatan dilaksankan pada Hari Selasa Tanggal 05 Desember 2023, dengan peserta sebayak 50 orang yang terdiri dari pentani dan penyuluh pertanian dari Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Turut hadir dalam acara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Bapak Yadi Gunawan, S. Hut,. M.M., dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian Kabupaten Purworejo Bapak Hadi Sadsila, S.P., M.M. Acara dimulai dengan sambutan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Bapak Hadi Sadsila, S.P., M.M, Beliau menyampaikan potensi pertanian dipurworejo dengan beberapa produk unggulan seperti manggis, kambing Kaligesing, dan durian sekaligus menyampaian terima kasih atas kunjugan dari Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran. Sambutan selanjutnya adalah dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Pangandaran Bapak Yadi Gunawan, S. Hut,. M.M.,beliau menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis.

Materi Bimbingan Teknis DPI disampaikan oleh koordinator BPP Banyuurip ibu Sri Lastuti, S.P.   Materi yang disampaikan adalah pelaksanaan kegiatan CSA yang dilaksanakan di Kecamatan Banyuurip. Teknologi yang mendukung CSA adalah mulai dari seed treatmen, penggunaan varietas padi yang rendah emisi, penggunaan pupuk organik yang telah difermentasi, penerapan system tanam jajar legowo 2:1,  penerapan pengairan berselang (AWD) pengendalian OPT dengan agensi hayati serta pengukuran GRK. Dengan penerapan teknologi CSA di Kecamatan banyuurip ternyata meningkatkan provitas padi hingga 1,53 ton /ha dan menurunkan kadar GRK 64% pada tahun 2023. Kegiatan dilanjutkan dengan melihat dan mencoba alat penunjang kegiatan CSA berupa Caplak, pralon AWD, Peralatan APH serta Chamber GRK.

 

Pengirim: NOORMIA SATYAPENI, SP – BPP BANYUURIP

 

 

 

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung