DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN PURWOREJO ADAKAN LOMBA KARANG PANDAN DI KWT MEKARSARI

By DINPPKP 29 Jul 2024, 14:14:57 WIB Penyuluhan
DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN PURWOREJO ADAKAN LOMBA KARANG PANDAN DI KWT MEKARSARI

DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN PURWOREJO ADAKAN LOMBA KARANG PANDAN DI KWT MEKARSARI

 

  

 

 

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo mengadakan Lomba Karang Pandan di tiap kecamatan. Karang Pandan merupakan singkatan dari pekarangan pangan untuk menambah pendapatan. Tiap BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) memiliki binaan KWT yang didampingi untuk kegiatan pemanfaatan pekarangan. BPP menunjuk KWT Mekarsari Desa Ketosari untuk mewakili Lomba Karang Pandan tingkat Kecamatan Bener.

Lomba Karang Pandan di KWT Mekarsari Desa Ketosari dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 10 Juli 2024. Acara dilaksanakan sangat meriah karena KWT menyambut kedatangan Tim Juri dengan Marching Band dari Sekolah MI Desa Ketosari. Tim Juri dari DKPP berjumlah empat orang. Hadir pada acara tersebut Kepala Desa Ketosari yang diwakili oleh Sekretaris Desa beserta Perangkat Desa, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Ketosari, Ketua Gapoktan, Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Bener dan tentunya seluruh anggota KWT Mekarsari.

Acara dimulai pada pukul 11.30 WIB, yang diawali dengan sambutan Ketua KWT Mekarsari, Siti Sulaimah menyampaikan bahwa anggota KWT sudah lama menanam sayur-sayuran di pekarangan. Mereka juga sudah terbiasa untuk menjual hasil pekarangannya, antara lain bayam, kangkung, kacang panjang, cesim, jeruk nipis dan aneka empon-empon. Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Desa menyampaikan berbagai potensi di Desa Ketosari, baik dari hasil pangan lokal yang ada di pekarangan maupun hasil tegalan/lahan kering serta hasil lahan sawah. Pemerintah Desa sangat mendukung kegiatan dan usaha tani warganya serta kegiatan kelompok tani sebagai organisasi masyarakat pendukung Pembangunan Desa. Sampai saat ini, Desa Ketosari memiliki 6 kelompok tani dan 1 kelompok wanita tani (KWT).

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Koordinator BPP Bener. Febtory Setyo Harsanti menyampaikan bahwa KWT Mekarsari merupakan salah satu KWT andalan di Kecamatan Bener yang penuh semangat dan tergerak untuk memanfaatkan pekarangannya guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Hampir di setiap pekarangan keluarga milik anggota KWT terdapat tanaman apotek hidup, lumbung hidup dan warung hidup. Masing-masing keluarga diharapkan dapat memenuhi gizi anggota keluarganya dari hasil pekarangannya. Selain untuk memenuhi gizi anggotanya, masing-masing keluarga dapat meningkatkan pendapatannya dari hasil pemanfaatan pekarangan.

Kemudian Sri Suharweni selaku Ketua Tim Juri Lomba memberikan penjelasan mengenai kegiatan Karang Pandan di Kabupaten Purworejo. Penilaian lomba meliputi keragaman dan kelengkapan tanaman yang ditanam di pekarangan, kelengkapan buku administrasi KWT serta adanya pembukuan keuangan hasil penjualan tanaman pekarangan. Setelah sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan penilaian lomba oleh Tim Juri. Tim Juri mengelilingi lahan Demplot Karang Pandan selanjutnya ke lahan milik anggota KWT yang berada di sekitar lahan Demplot.

Setelah acara penilaian lomba berlangsung, pada sesi acara kesan dan pesan oleh Tim Juri, Siti Kurniatun sebagai salah satu anggota Tim menyampaikan bahwa Demplot Karang Pandan yang telah dibuat KWT Mekarsari sudah lengkap dan bagus, tingkatkan semangat dan kekompakan anggota. KWT harus sering berkoordinasi dengan Pemerintah Desa untuk bersama-sama membuat program Karang Pandan di tingkat desa, sehingga tidak hanya di lingkungan KWT yang selama ini sudah berjalan.

Saat ini KWT sedang menanti hasil Lomba Karang Pandan. Mereka sudah tidak bersabar dengan hasil pengumumannya. Semoga KWT Mekarsari memperoleh hasil yang memuaskan, sehingga dapat memberikan nama baik Kecamatan Bener dan menginspirasi KWT lainnya untuk semangat mengelola pekarangan agar terpenuhi gizi keluarga dan meningkat pendapatannya.

 

 

(Febtory Setyo Harsanti, S.P., M.M.A.)

 

 

 

 

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung