- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
DEMI PENGUATAN KELEMBAGAAN, KWT NGUDI REJEKI SUCENJURUTENGAH LAKUKAN STUDI TIRU KE SARISA MERAPI PAKEM SLEMAN

DEMI PENGUATAN
KELEMBAGAAN KWT NGUDI REJEKI SUCENJURUTENGAH
MELAKUKAN STUDI TIRU
KE SARISA MERAPI PAKEM SLEMAN
Pengembangan
kapasitas kelembagaan petani di kecamatan dan desa selalu konsisten dilakukan
oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo. Pada hari
Sabtu tanggal 8 Februari 2025, Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan
Pertanian, beserta Koordinator BPP Kecamatan Bayan, PPL Wibi Sucenjurutengah
dan POPT Kecamatan Bayan mendampingi dan mengawal KWT Ngudi Rejeki Kel.
Sucenjurutengah, Kec. Bayan Kabupatan Purworejo melakukan kunjungan studi tiru
ke Sarisa Merapi Dusun Kemiri Desa Harjobinangun, Kec. Pakem Kabupaten Sleman
DIY.
PT. Sarisa
Merapi merupakan unit usaha dari KWT Kemiri Edum yang berdiri sejak tahun 2013
dan sudah mendunia mendapatkan Rekor Muri Dodol salak terbanyak di dunia pada
tahun 2019. Berbagai prestasi nasional dan regional diraih oleh KWT tersebut
dengan brand Sarisa (Sari Salak) sebagai bentuk
produk olahan salak yang ada di daerah Turi Sleman. Berangkat dari
Kelompok Wanita Tani (KWT) salak dengan penuh inovasi dan kreatifitas menjadi
UMKM yang mendunia dan mempunyai produk oleh-oleh khas Merapi di seluruh
Yogyakarta. Sampai saat ini ada 22 olahan salak yang terus dikembangkan dan
mendapatkan banyak prestasi. Hal ini membuat KWT Ngudi Rejeki bermaksud
mengembangkan diri, demi penguatan kelembagaan kelompok dengan melakukan
kunjungan stuid tiru ke Sarisa Merapi.
Berbagai
olahan salak seperti manisan, dodol, mocaf salak crispy, bakpia, pai salak dan sari
salak berhasil diciptakan dengan cita rasa yang unik dan berkualitas. Selain
itu, Sarisa Merapi juga memproduksi produk-produk turunan lainnya seperti teh
bunga telang dan eggroll enthik. Penghargaan Tingkat Lokal dan Nasional: Sarisa
Merapi telah meraih berbagai penghargaan, mulai dari tingkat kabupaten hingga
nasional. Beberapa di antaranya adalah juara 3 tingkat kabupaten, juara 1 lomba
Adhikarya Pangan nusantara tingkat kabupaten Sleman, dan juara 1 Lomba Inovasi Kemasan
Produk dan Unit Usaha Award.
Puncak
prestasi Sarisa Merapi adalah saat berhasil memecahan rekor MURI untuk kategori
makan salah bersama terbanyak. Acara ini berhasil menyatukan masyarakat dan
sekaligus mempromosikan produk olahan salak Sarisa Merapi.
KWT Ngudi
Rejeki bersama petugas DKPP sebanyak 35 orang mengunjungi Sarisa Merapi dan
diterima langsung oleh Ketua KWT Kemiri Edum sekaligus owner PT. Sarisa Merapi
Ibu Rini Handayani di rumah produksi di Dusun Kemiri Desa Harjobinangun PAaem
Sleman. Sambutan hangat dan sharing pengetahuan serta motivasi membuat KWT
Ngudi Rejeki tergugah dan terinspirasi oleh keberhasilan KWT di Pakem tersbut.






