- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
DEMI PENGUATAN KELEMBAGAAN, KWT NGUDI REJEKI SUCENJURUTENGAH LAKUKAN STUDI TIRU KE SARISA MERAPI PAKEM SLEMAN

DEMI PENGUATAN
KELEMBAGAAN KWT NGUDI REJEKI SUCENJURUTENGAH
MELAKUKAN STUDI TIRU
KE SARISA MERAPI PAKEM SLEMAN
Pengembangan
kapasitas kelembagaan petani di kecamatan dan desa selalu konsisten dilakukan
oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo. Pada hari
Sabtu tanggal 8 Februari 2025, Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan
Pertanian, beserta Koordinator BPP Kecamatan Bayan, PPL Wibi Sucenjurutengah
dan POPT Kecamatan Bayan mendampingi dan mengawal KWT Ngudi Rejeki Kel.
Sucenjurutengah, Kec. Bayan Kabupatan Purworejo melakukan kunjungan studi tiru
ke Sarisa Merapi Dusun Kemiri Desa Harjobinangun, Kec. Pakem Kabupaten Sleman
DIY.
PT. Sarisa
Merapi merupakan unit usaha dari KWT Kemiri Edum yang berdiri sejak tahun 2013
dan sudah mendunia mendapatkan Rekor Muri Dodol salak terbanyak di dunia pada
tahun 2019. Berbagai prestasi nasional dan regional diraih oleh KWT tersebut
dengan brand Sarisa (Sari Salak) sebagai bentuk
produk olahan salak yang ada di daerah Turi Sleman. Berangkat dari
Kelompok Wanita Tani (KWT) salak dengan penuh inovasi dan kreatifitas menjadi
UMKM yang mendunia dan mempunyai produk oleh-oleh khas Merapi di seluruh
Yogyakarta. Sampai saat ini ada 22 olahan salak yang terus dikembangkan dan
mendapatkan banyak prestasi. Hal ini membuat KWT Ngudi Rejeki bermaksud
mengembangkan diri, demi penguatan kelembagaan kelompok dengan melakukan
kunjungan stuid tiru ke Sarisa Merapi.
Berbagai
olahan salak seperti manisan, dodol, mocaf salak crispy, bakpia, pai salak dan sari
salak berhasil diciptakan dengan cita rasa yang unik dan berkualitas. Selain
itu, Sarisa Merapi juga memproduksi produk-produk turunan lainnya seperti teh
bunga telang dan eggroll enthik. Penghargaan Tingkat Lokal dan Nasional: Sarisa
Merapi telah meraih berbagai penghargaan, mulai dari tingkat kabupaten hingga
nasional. Beberapa di antaranya adalah juara 3 tingkat kabupaten, juara 1 lomba
Adhikarya Pangan nusantara tingkat kabupaten Sleman, dan juara 1 Lomba Inovasi Kemasan
Produk dan Unit Usaha Award.
Puncak
prestasi Sarisa Merapi adalah saat berhasil memecahan rekor MURI untuk kategori
makan salah bersama terbanyak. Acara ini berhasil menyatukan masyarakat dan
sekaligus mempromosikan produk olahan salak Sarisa Merapi.
KWT Ngudi
Rejeki bersama petugas DKPP sebanyak 35 orang mengunjungi Sarisa Merapi dan
diterima langsung oleh Ketua KWT Kemiri Edum sekaligus owner PT. Sarisa Merapi
Ibu Rini Handayani di rumah produksi di Dusun Kemiri Desa Harjobinangun PAaem
Sleman. Sambutan hangat dan sharing pengetahuan serta motivasi membuat KWT
Ngudi Rejeki tergugah dan terinspirasi oleh keberhasilan KWT di Pakem tersbut.






