DEMI MENCAPAI SWASEMBADA PANGAN, SALURAN IRIGASI DIBANGUN DI PENGHUJUNG TAHUN

Breaking News
- RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JUT
- SURVEY KE PETERNAKAN AYAM PETELUR
- Monitoring PPTS, Sinergi DKPP dan PPL Kec. Butuh Pastikan Pasokan Pupuk Bersubsidi Aman
- Purworejo Jadi Tuan Rumah Pembinaan Produsen Benih Hortikultura Se-Jawa Tengah
- Seleksi Perdana Hibah Domba Dimulai, DKPP Purworejo Pastikan Ternak Berkualitas Siap Disalurkan
- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
- DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Hibah Sejak Awal Melalui Seleksi Ketat Kambing Jawa Randu
DEMI MENCAPAI SWASEMBADA PANGAN, SALURAN IRIGASI DIBANGUN DI PENGHUJUNG TAHUN

DEMI MENCAPAI SWASEMBADA PANGAN, SALURAN IRIGASI DIBANGUN
DI PENGHUJUNG TAHUN
Upaya mencapai swasembada pangan sebagai salah satu Visi Misi Pemerintahan Presiden Prabowo, semua stakeholder pertanian bergerak cepat mulai dari pemerintahan pusat sampai dengan daerah. Insan - insan pertanian pun digerakkan tanpa mengenal lelah untuk mencapai target tersebut. Dalam kenyataannya untuk mencapai swasembada tersebut banyak kendala dilapangan salah satunya yang dihadapi petani adalah kurangnya ketersediaan air irigasi akibat saluran irigasi tersier yang belum memadai. Kebocoran air di saluran irigasi adalah masalah klasik yang sering terjadi. Akibatnya produksi padi tidak bisa maksimal. Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo sebagai salah satu garda dalam pembangunan pertanian melaksanakan program pembangunan jaringan irigasi tersier melalui APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjawab sekaligus sebagai solusi terhadap kendala yang selama ini dialami oleh petani dalam masalah ketersediaan air irigasi di petak lahan pertanian. 10 unit jaringan irigasi tersier dibangun di Kabupaten Purworejo yang tersebar di 9 Desa pada 5 Kecamatan yaitu di Desa Watuduwur Kecamatan Bruno, Desa Jatiwangsan Kecamatan Kemiri, Desa Purwosari dan Desa Kaligesing Kecamatan Kutoarjo, Desa Wingkotinumpuk dan Desa Seboropasar Kecamatan Ngombol serta Desa Sumbersari, Desa Pundensari dan Desa Sidoharjo Kecamatan Purwodadi.
Dalam pelaksanaannya, pekerjaan dikerjakan oleh penyedia jasa konstruksi yang sudah dimulai sejak bulan September 2025. Untuk memastikan pekerjaan berjalan dengan baik, dilakukan monitoring oleh tim dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo salah satunya di Desa Kaligesing Kecamatan Kutoarjo pada Hari Jumat, 5 Desember 2025. Beberapa masukan diberikan kepada penyedia jasa konstruksi terhadap pekerjaan yang sedang berjalan dengan harapan dapat terbangun saluran irigasi yang bermutu baik dan dapat berfungsi dengan baik. Ketua kelompok Tani Karya Tani Trukan, Koliman sebagai salah satu kelompok tani penerima manfaat menyatakan masyakarat sangat antusias akan program ini dengan harapan saluran irigasi yang selama ini mengalami kerusakan dapat terbangun dan fungsi layanan irigasi dapat lebih baik sehingga produksi padi didaerahnya dapat meningkat.






