CSA SIMURP Bantu Tingkatkan Produktivitas Padi Kecamatan Bayan

By DINPPKP 04 Agu 2022, 12:49:13 WIB Penyuluhan
CSA SIMURP Bantu Tingkatkan Produktivitas Padi Kecamatan Bayan

Teknologi CSA SIMURP Membantu Meningkatkan Produktivitas Padi

Kelompok Tani Makmur Jaya, Desa Dewi, Kecamatan Bayan

 

Rabu, 03 Agustus 2022 petugas penyuluh pertanian lapangan bersama Kelompok Tani Makmur Jaya, Desa Dewi, Kecamatan Bayan melaksanakan ubinan lahan demplot kegiatan SIMURP (Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project). Ubinan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memprediksi jumlah produksi padi yang masih ada di lahan melalui penentuan sampel, pengukuran dan penimbangan. Secara garis besar adapun tahapan- tahapan dalam kegiatan ubinan yaitu:

  1. Menentukan petak sawah atau lahan yang akan dilakukan kegiatan ubinan.
  2. Kegiatan ubinan minimal dilakukan di 2 titik dengan ubinan (petakan) berukuran 2,5 X 2,5 m per hektar sawah/padi.
  3. Memotong padi yang ada di dalam petakan yang telah diukur lalu memasukanya ke wadah karung.
  4. Keluarkan padi yang sudah dipanen dari kantong dan meletakanya di terpal, lalu memisahkan bulir padi dari batangnya.
  5. Bulir padi yang sudah terpisah kembali dimasukan ke dalam kantong untuk kemudian di timbang.
  6. Setelah ditimbang hasil ubinan di kedua titik dibagi 2 lalu dikali 16 untuk memperkirakan produksi Gabah Kering Panen (GKP).

 

Berdasarkan hasil ubinan di dua titik lokasi demplot SIMURP diperoleh rata-rata provitas ubinan padi varietas IR 64 mencapai 7.6 ton/ha. Hasil ubinan pada lahan demplot SIMURP dapat dikatakan lebih baik dibandingkan dengan lahan sawah di luar demplot. Hal tersebut tidak lepas dari teknologi CSA (Climate Smart Agriculture) atau pertanian cerdas iklim yang diterapkan pada kegiatan SIMURP. Beberapa prinsip CSA SIMURP yang diterapkan antara lain :

  1. Penggunaan benih rendah emisi
  2. Tanam bibit muda
  3. Tanam Jajar Legowo
  4. Budidaya Organik (penggunaan pupuk organik padat maupun cair serta pemanfaatan pestisida nabati)
  5. Penerapan teknologi irigasi intermittent / pengairan berselang

 

Seiring dengan nyatanya manfaat dari penerapan teknologi CSA SIMURP, diharapkan hal tersebut tidak hanya dilakukan oleh kelompok tani penerima manfaat kegiatan SIMURP akan tetapi petani lain di luar kelompok penerima manfaat juga mau untuk memulai dan mampu menerapkan teknologi CSA sehingga kedepan produktivitas padi secara keseluruhan dapat meningkat dan kesejahteraan petani menjadi lebih baik.

 

(Wiwit Utami, SP – Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Bayan)





Berita Purworejo

Counter Pengunjung