- LAPORAN HASIL VERIFIKASI LAPANGAN PERMOHONAN BANTUAN BIBIT JERUK PURUT DESA KEMANUKAN
- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
CSA SIMURP Bantu Tingkatkan Produktivitas Padi Kecamatan Bayan

Teknologi CSA SIMURP Membantu Meningkatkan Produktivitas Padi
Kelompok Tani Makmur Jaya, Desa Dewi, Kecamatan Bayan
Rabu, 03 Agustus 2022 petugas penyuluh pertanian lapangan bersama Kelompok Tani Makmur Jaya, Desa Dewi, Kecamatan Bayan melaksanakan ubinan lahan demplot kegiatan SIMURP (Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project). Ubinan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memprediksi jumlah produksi padi yang masih ada di lahan melalui penentuan sampel, pengukuran dan penimbangan. Secara garis besar adapun tahapan- tahapan dalam kegiatan ubinan yaitu:
- Menentukan petak sawah atau lahan yang akan dilakukan kegiatan ubinan.
- Kegiatan ubinan minimal dilakukan di 2 titik dengan ubinan (petakan) berukuran 2,5 X 2,5 m per hektar sawah/padi.
- Memotong padi yang ada di dalam petakan yang telah diukur lalu memasukanya ke wadah karung.
- Keluarkan padi yang sudah dipanen dari kantong dan meletakanya di terpal, lalu memisahkan bulir padi dari batangnya.
- Bulir padi yang sudah terpisah kembali dimasukan ke dalam kantong untuk kemudian di timbang.
- Setelah ditimbang hasil ubinan di kedua titik dibagi 2 lalu dikali 16 untuk memperkirakan produksi Gabah Kering Panen (GKP).
Berdasarkan hasil ubinan di dua titik lokasi demplot SIMURP diperoleh rata-rata provitas ubinan padi varietas IR 64 mencapai 7.6 ton/ha. Hasil ubinan pada lahan demplot SIMURP dapat dikatakan lebih baik dibandingkan dengan lahan sawah di luar demplot. Hal tersebut tidak lepas dari teknologi CSA (Climate Smart Agriculture) atau pertanian cerdas iklim yang diterapkan pada kegiatan SIMURP. Beberapa prinsip CSA SIMURP yang diterapkan antara lain :
- Penggunaan benih rendah emisi
- Tanam bibit muda
- Tanam Jajar Legowo
- Budidaya Organik (penggunaan pupuk organik padat maupun cair serta pemanfaatan pestisida nabati)
- Penerapan teknologi irigasi intermittent / pengairan berselang
Seiring dengan nyatanya manfaat dari penerapan teknologi CSA SIMURP, diharapkan hal tersebut tidak hanya dilakukan oleh kelompok tani penerima manfaat kegiatan SIMURP akan tetapi petani lain di luar kelompok penerima manfaat juga mau untuk memulai dan mampu menerapkan teknologi CSA sehingga kedepan produktivitas padi secara keseluruhan dapat meningkat dan kesejahteraan petani menjadi lebih baik.
(Wiwit Utami, SP – Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Bayan)






