CEGAH SERANGAN WERENG BATANG COKLAT, POKTAN RUKUN, JONO BAYAN TERAPKAN BIO PESTISIDA METARIZEP

By DINPPKP 21 Jun 2022, 14:44:24 WIB Penyuluhan
CEGAH SERANGAN WERENG BATANG COKLAT, POKTAN RUKUN, JONO BAYAN TERAPKAN BIO PESTISIDA METARIZEP

CEGAH SERANGAN WERENG BATANG COKLAT, POKTAN RUKUN, JONO BAYAN TERAPKAN BIO PESTISIDA METARIZEP

 

Hama wereng coklat ( WBC ) atau Nilaparvata Lugens merupakan salah satu hama tanaman padi yang menjadi momok petani yang dianggap paling berbahaya dan merugikan karena dapat menyebabkan gagal panen. Siklus hidup yang relatif pendek kurang lebih 35 hari dan WBC betina dewasa yang mampu berkembang biak menjadi anakan sebanyak 300 ekor ini diharuskan untuk pencegahan dan pengendalian harus secara tuntas. Kemarau basah dengan kelembaban yang tinggi, sangat cocok bagi perkembangan WBC.

Dalam rangka  pencegahan dan pengendalian dari serangan WBC, maka perlu dilakukan penyemprotan secara dini dengan menggunakan biopestisida Metarizep untuk meminimalkan kerugian. Hal ini lah yang dilakukan oleh Poktan Rukun Desa Jono dengan melakukan pencegahan serangan WBC mengingat serangan masih dalam skala kecil yaitu 1 ekor per rumpun atas rekomendasi POPT didampingi PPL Wibi. Pengamatan yang rutin dan memanfaatkan fungsi petani sebagai ahli OPT merupakan hal yang wajib dilakukan dalam budidaya khususnya padi. Dengan ini diharapkan budidaya padi dapat berkembang dengan baik sehingga hasil akhir yang dicapai dapat maksimal.

Untuk mengantisipasi munculnya WBC generasi selanjutnya yang lebih kuat dan resisten terhadap pestisida maka perlu dilakukan pergiliran pola tanam, perubahan varietas dan jeda tanam dengan waktu minimal 1 bulan dengan kondisi lahan terolah untuk memutus siklus WBC.

 

Penyuluh Pertanian

Kurniawan Setyo Nugroho, S.TP





Berita Purworejo

Counter Pengunjung