- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
CARA OLAH TANAH YANG BAIK MELALUI KEGIATAN SEKOLAH LAPANG (SL) IPDMIP

CARA OLAH TANAH YANG BAIK MELALUI KEGIATAN SEKOLAH LAPANG (SL) IPDMIP
Tahun 2022 ini Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo mendapat kegiatan IPDMIP di 3 lokasi Desa yang pengairan lahan sawahnya dari Daerah Irigasi (DI) Penungkulan yaitu Desa Kedungpoh, Jetis dan Kalinongko. IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project) merupakan Kegiatan yang bertujuan meningkatkan Ketahanan pangan dan mata pencaharian masyarakat perdesaan, meningkatkan nilai pertanian beririgasi secara berkelanjutan.
Salah satu kegiatan dari IPDMIP adalah Sekolah Lapang (SL) seperti yang telah di lakukan di Kelompok Tani Sido Makmur Desa Kedungpoh Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo pada hari Kamis, tanggal 17 Maret 2022. SL yang dilaksanakan di Kelompok Tani Sido Makmur Desa Kedungpoh Kecamatan Loano merupakan Pertemuan SL yang ke 2 dengan materi Pengolahan Lahan Sawah, Pertemuan ke 2 ini diawali dengan sambutan oleh Koordinator BPP Kecamatan Loano yang menyampaikan terkait dengan pemberian pupuk organik padat pada saat pengolahan lahan dan pengembalian jerami ke lahan setelah panen,dilanjutkan praktek pengolahan lahan di lahan demplot IPDMIP. Pengolahan lahan dilakukan dengan menggunakan traktor. Pada saat praktek tersebut,peserta SL yang yang telah dibagi menjadi 5 kelompok melakukan pengamatan pada saat olah tanah dan mencatat langkah-langkah yang biasa dilakukan pada saat pengolahan lahan sawah.
Pada saat itu juga dilakukan pengecekan pH tanah sawah dengan pH meter dan diperoleh hasil bahwa pH tanah di lahan sawah tersebut sekitar 5,0.
Setelah peserta SL praktek di lahan sawah kembali ke sekretariat untuk melakukan kerja kelompok atau diskusi dengan masing-masing kelompok yang selanjutnya perwakilan masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya mengenai tahapan-tahapan pengolahan lahan sawah. Setelah masing-masing kelompok presentasi dilanjutkan diskusi antar peserta dipandu oleh PPL Pendamping. Dalam hal ini PPL Pendamping memberikan masukan mengenai cara atau tahapan-tahapan olah tanah yang baik dengan menggunakan modernisasi alsintan berupa traktor dan cara menjaga kesuburan tanah serta cara menaikkan pH tanah agar pH tanah netral yaitu dengan penambahan dolomit atau kapur pertanian.
Dengan adanya kegiatan SL IPDMIP ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan,ketrampilan dan sikap petani meningkat dalam budidaya padi sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pada akhirnya pendapatan petani juga akan meningkat.
(Nani Haryani S, SP - PPL BPP Kecamatan Loano)






