- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Budidaya Ternak Sapi dan Pengolahan Pupuk Organik

Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo menggelar pelatihan pengolahan pupuk organik dan juga budidaya ternak sapi potong di Desa Wirun Kecamatan Kutoarjo, Kamis 11 November 2021. Pelatihan diikuti oleh Kelompok Tani Mugi Berkah Desa Wirun. Pelatihan ini dihadiri oleh Tim dari bidang prasarana dan sarana DPPKP, PPL Wibi, pemdes Desa Wirun, ketua, pengurus, dan anggota Kelompok Tani Mugi Berkah. Untuk diketahui, Kelompok Tani Mugi Berkah mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian melalui Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian. Terdapat kegiatan yaitu unit pengolahan pupuk organik (UPPO). Pembuatan kompos yang merupakan pupuk organik, termasuk dalam program unggulan Bupati Purworejo Agus Bastian.
Yaitu pemberian pupuk bersubsidi yang diartikan untuk mengatasi subsidi pupuk yang semakin lama makin berkurang. Maka petani harus mulai menggunakan pupuk organik, sehingga petani tidak tergantung lagi dengan pupuk bersubsidi. Pelatihan pengolahan pupuk organik dan budidaya ternak sapi potong, dihadiri tim DPPKP Purworejo, seperti dokter hewan Yulius Arif Kusuma. Budidaya ternak sapi potong, selain pakan dari jerami dan rumput, juga ada makanan tambahan seperti katul dan ampas tahu.
by. Reny M.Y PPL Kutoarjo






