- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
BUDIDAYA BUNCIS PERANCIS di Kelompok Tani Dwi Manunggal Karya

BUDIDAYA BUNCIS PERANCIS di Kelompok Tani Dwi Manunggal Karya
Jumat, 3 Juni 2022 Maryoto selaku Penyuluh Pertanian Lapangan wilayah binaan Desa Karanggedang Kecamatan Bruno melakukan penyuluhan dan monitoring tanaman Buncis Perancis. Tanaman ini tergolong komoditas yang baru dibudidayakan didaerah Karanggedang.
“Dalam budidaya buncis, Persiapan Lahan dan Penanaman merupakan hal yang utama untuk dipelajari. Bersihkan lahan dari sisa tanaman, gulma, kerikil dan bebatuan. Cangkul tanah sampai gembur dengan kedalaman seibu jari atau kira-kira 6 cm. Buatlah guludan (bedengan) selebar 1,5 meter dengan panjang relatif (bebas) dengan tinggi 1 jengkal.” Ujar Maryoto.
Lanjutnya “agar proses pertumbuhan lebih cepat berikan pupuk dari kotoran ayam dengan takaran satu genggam tangan, lalu tutup guludan tanah dengan plastik mulsa dan lubangi plastik mulsa dengan diameter 5-7cm. Lalu masukkan satu butir benih per satu lubang tanam. Benih Buncis Perancis berwarna putih mengkilat dan bersih. Setiap 1 kg benih dapat memenuhi kebutuhan di areal lahan seluas 90 ubin (1 ubin =14 m2). Guludan tanah selebar 1,5 meter dapat ditanami tiga baris benih Buncis Perancis dengan jarak tanam 40cm persegi. Jadi populasi per m2 sebanyak 9-12 tanaman.”
Untuk Penyiraman saat musim hujan tidak perlu sering dilakukan, namun jika memasuki kemarau bisa dilakukan penyiraman 2 sampai 3 hari sekali. Frekuensi hujan yang terlalu sering bisa mengganggu proses pertumbuhan yang melambat, sebaliknya jika sering terkena sinar matahari maka pertumbuhan bisa berlangsung lebih cepat.
“Untuk Pemanenan, buncis siap panen saat umur 45-55 hari. Satu batang tanaman menghasilkan sekitar 8 hingga belasan buah Buncis Perancis dalam sekali panen. Panen sebaiknya dilakukan saat siang hari atau saat matahari bersinar untuk menghindari Buncis Perancis terkena paparan air hujan.” Pungkas Maryoto.
Pengirim : Musti Widyaningrum, A.Md – Penyuluh Pertanian BPP Bruno






