- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
BPP Purworejo Berikan Pendampingan SL IPDMIP kepada Kelompok Tani Sri Rejeki Baledono

Purworejo – BPP Kecamatan Purworejo pada hari Kamis, 22 Desember 2022 melaksanakan pendampingan kegiatan tanam demplot IPDMIP di Kelompok Tani Sri Rejeki Kelurahan Baledono. Demplot IPDMIP ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat petani dalam bercocok tanam secara organik dan menggunakan teknologi untuk meningkatkan hasil produksi khususnya tanaman padi sawah.
Varitas padi yang ditanam pada demplot IPDMIP di Kelompok Tani Sri Rejeki adalah Rojolele. Jarak tanam yang diterapkan adalah 25 x 25 cm sistem tegel dengan legowo hanya dibagian tengah lahan. Pengolahan lahan dilakukan adalah dengan mengaplikasikan Nitrobacter sebanyak 100 liter dan pupuk organik sebanyak 800 kg untuk luasan 1 iring.
Pengembangan padi organik lebih menguntungkan dari sisi ekonomi karena biaya tanam/produksi jauh lebih murah. Harga jual padi organik juga relatif lebih tinggi dari padi anorganik. Padi organik itu telah memiliki segmen pasar tersendiri, sehingga sangat menguntungkan secara ekonomi bagi petani. Pasalnya, sebagian orang, khususnya kalangan menengah ke atas kini mulai beralih ke padi organik. Sebab, tingkat kesadaran mereka akan kesehatan makin tinggi. Padi organik dinilai lebih sehat, karena terbebas dari pestisida. Tidak dipungkiri, selama ini sebagian petani masih ragu atau khawatir hasil panen padi organi tidak sesuai harapan.
Melihat potensi padi organik yang cukup besar, maka petani berupaya memacu produksi produksi padi organik. Tanam padi sistem organik dilakukan tanpa bahan kimia sehingga ramah lingkungan. Bahan-bahan organik yang digunakan adalah hasil dari petani produksi sendiri dengan memanfaatkan bahan alam dan limbah yang ada di sekitar. Kelompok Tani Sri Rejeki aktif dalam pembuatan bahan-bahan organik seperti Nitrobacter, Pestisida Nabati, berbagai macam MOL, Pupuk Organik Padat dan Cair.
Vita P. Hapsari, BPP Kecamatan Purworejo_






