BPP PURWODADI ADAKAN SOSIALISASI E-ALOKASI PUPUK BERSUBSIDI TAHUN 2024

By DINPPKP 23 Jan 2024, 14:28:15 WIB Penyuluhan

BPP PURWODADI ADAKAN SOSIALISASI E-ALOKASI PUPUK BERSUBSIDI TAHUN 2024

               Pupuk merupakan sarana produksi pertanian yang sangat penting bagi peningkatan produktivitas. Permasalahan pupuk khususnya pupuk bersubsidi masih banyak ditemui di kalangan petani salah satunya adalah alokasi pupuk bersubsidi tahun 2024 ini mengalami penurunan yang cukup siknifikan. Hal ini disebabkan karena pemerintah mengurangi subsidi pupuk di tahun 2024.

               Dengan adanya pengurangan alokasi pupuk bersubsidi tersebut, BPP Purwodadi mengadakan pertemuan sosialisasi e-Alokasi Pupuk Bersubsidi Tahun 2024 bertempat di aula BPP Purwodadi, pada hari Rabu tanggal 17 Januari 2024, pukul 13.00 WIB. Pada acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh 40 orang perwakilan admin RDKK tingkat desa se Kecamatan Purwodadi, Camat Purwodadi yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Camat Purwodadi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo diwakili dari KJF, Koordinator PPL dan PPL BPP Purwodadi,serta tim sponsor dari PT. Syngenta.

               Dalam acara Sosialisasi e-Alokasi Pupuk Bersubsidi Tahun 2024 dibuka dengan ucapan selamat datang dari Koordinator PPL BPP Kecamatan Purwodadi, dalam sambutannya Nani Haryani,selaku koordinator PPL BPP Purwodadi menyampaikan bahwa Tahun 2024 ini alokasi pupuk bersubsidi mengalami penurunan, untuk urea alokasi hanya mendapatkan 52,79%, NPK 29,37%. Sementara itu M. Yunianto, selaku sekcam Purwodadi dalam sambutannya menyampaikan dengan penurunan alokasi pupuk bersubsidi ini diharapkan petani bisa menyikapi dengan bijak. Solusi untuk mencukupi kekurangan pupuk bersubsidi ini dengan penggunaan pupuk organik, memanfaatkan sumberdaya alam yang ada disekitar kita, seperti pemanfaatan kotoran ternak baik sapi maupun kambing. Acara inti kegiatan Sosialisasi e-Alokasi Pupuk bersubsidi Tahun 2024 disampaikan oleh Narasumber dari PPL, Legirin menyampaikan bahwa untuk Kecamatan Purwodadi alokasi pupuk bersubsidi tahun 2024 mengalami penurunun. Alokasi pupuk urea 52,79%, alokasi pupuk NPK 29,37% dari usulan pengajuan. Untuk mencukupi kekurangan pupuk ini  yang bisa dilakukan adalah petani diharapkan menggunakan pupuk organik baik padat maupun cair,dan solusi lain yaitu dengan menggunakan pupuk non subsidi. Disampaikan juga bahwa untuk mencukupi kebutuhan pupuk yang kurang, Pupuk Indonesia mengadakan program Gebyar Diskon Pupuk Non Subsidi yang akan diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 18 Januari 2024 di Gudang Pupuk Kec. Bayan. Gebyar Diskon ini dari harga semula Rp. 450.000,- menjadi Rp. 270.000,-, akan mendapatkan urea 25 kg dan phonska plus 25 kg dengan menukarkan kupon. Kupon bisa didapatkan di BPP.  Pada kesempatan ini tiap desa dibagi hard copy alokasi pupuk per petani per komoditas, diharapkan setelah pertemuan ini masing-masing desa mensosialisasikan kepada petani yang terdaftar dalam RDKK di desa masing-masing. Dari KJF, Ibu Sri Suharweni menyampaikan para petani diharapkan terus menggunakan pupuk organik baik padat maupun cair. Diharapkan dalam kelompok tani diadakan pelatihan-pelatihan pembuatan pupuk organik baik padat maupun cair dan juga perlu adanya demplot budidaya padi organik yang dibmbing oleh PPL. Budidaya padi organik ini provitas tidak serta merta langsung tinggi, oleh karena itu dalam penggunaan pupuk masih perlu menggunakan pupuk kimia tetapi dosisnya dikurangi sampai pada penggunaan pupuk organik murni.

               Dari hasil pertemuan ini diharapkan para petani mengetahui alokasinya masing-masing sehingga pada saat membutuhkan pupuk sudah tahu alokasinya dan bisa mencari solusi untuk kekurangan pupuknya. Diharapkan dengan adanya pengurangan alokasi pupuk ini bisa disikapi dengan bijak dan diharapkan produktivitas usaha taninya tetap meningkat.

Nani Haryani S, SP_PPL BPP Purwodadi

               





Berita Purworejo

Counter Pengunjung