- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
BPP PITURUH BERSAMA PETANI MELAKSANAKAN KEGIATAN UBINAN PADI

BPP PITURUH BERSAMA PETANI MELAKSANAKAN KEGIATAN UBINAN PADI
Musim tanam pertama di Kecamatan Pituruh sudah
memasuki masa panen padi. Berdasarkan
jadwal tanam musim pertama tahun 2024 panen raya padi pada pertengahan bulan
Maret. BPP Pituruh melaksanakan kegiatan
panen atau ubinan pada hari Rabu 6 Maret 2024 di Kelompok Tani Ngudi Raharjo II
Desa Keburusan. Ubinan adalah cara untuk melihat perkiraan hasil panen tanaman
padi atau palawija melalui titik sampel dengan cara diukur dengan ukuran 2,5 x
2,5 m² yang kemudian hasilnya diukur dan ditimbang. Hasil inilah dapat
dijadikan dasar dalam penentuan produksi dalam 1 Ha. Tujuan dari pengambilan
sampel ubinan ini adalah untuk mengetahui perkiraan hasil produksi tanaman
dalam luasan 1 Ha..
Kegiatan ubinan ini dihadiri oleh penyuluh
pertanian BPP Pituruh serta anggota kelompok tani Ngudi Raharjo II. Ubinan dilaksanakan di lahan salah satu
anggota kelompok tani yaitu lahan Pak Ely Mustofa dengan luas 100 ubin atau
sekitar 1400 m2 dengan varietas padi yang ditanam adalah Mawar.
Ubinan di
lakukan di 2 titik dalam 1 lahan tersebut. Hasil ubinan titik pertama adalah
4,650 kg sedangkan titik kedua diperoleh hasil 4,860 kg. Berdasarkan hasil
ubinan, panen padi varietas Mawar di lahan tersebut mendapatkan hasil rata-rata
4,755 kg sehingga didapatkan produktivitas padi 7,6 ton/Ha GKP. Hasil ini
dikatakan sudah baik tetapi belum optimal karena pada proses budidaya, dosis
pemupukan belum sesuai rekomendasi dan proses penyiangan gulma juga tidak
optimal dikarenakan terbatasnya modal dan tenaga petani. BPP Pituruh berharap musim tanam selanjutnya
bisa memberikan pendampingan yang lebih intensif dalam budidaya tanaman padi
sehingga produktivitas meningkat.






