- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
BPP PITURUH BERSAMA PETANI MELAKSANAKAN KEGIATAN UBINAN PADI

BPP PITURUH BERSAMA PETANI MELAKSANAKAN KEGIATAN UBINAN PADI
Musim tanam pertama di Kecamatan Pituruh sudah
memasuki masa panen padi. Berdasarkan
jadwal tanam musim pertama tahun 2024 panen raya padi pada pertengahan bulan
Maret. BPP Pituruh melaksanakan kegiatan
panen atau ubinan pada hari Rabu 6 Maret 2024 di Kelompok Tani Ngudi Raharjo II
Desa Keburusan. Ubinan adalah cara untuk melihat perkiraan hasil panen tanaman
padi atau palawija melalui titik sampel dengan cara diukur dengan ukuran 2,5 x
2,5 m² yang kemudian hasilnya diukur dan ditimbang. Hasil inilah dapat
dijadikan dasar dalam penentuan produksi dalam 1 Ha. Tujuan dari pengambilan
sampel ubinan ini adalah untuk mengetahui perkiraan hasil produksi tanaman
dalam luasan 1 Ha..
Kegiatan ubinan ini dihadiri oleh penyuluh
pertanian BPP Pituruh serta anggota kelompok tani Ngudi Raharjo II. Ubinan dilaksanakan di lahan salah satu
anggota kelompok tani yaitu lahan Pak Ely Mustofa dengan luas 100 ubin atau
sekitar 1400 m2 dengan varietas padi yang ditanam adalah Mawar.
Ubinan di
lakukan di 2 titik dalam 1 lahan tersebut. Hasil ubinan titik pertama adalah
4,650 kg sedangkan titik kedua diperoleh hasil 4,860 kg. Berdasarkan hasil
ubinan, panen padi varietas Mawar di lahan tersebut mendapatkan hasil rata-rata
4,755 kg sehingga didapatkan produktivitas padi 7,6 ton/Ha GKP. Hasil ini
dikatakan sudah baik tetapi belum optimal karena pada proses budidaya, dosis
pemupukan belum sesuai rekomendasi dan proses penyiangan gulma juga tidak
optimal dikarenakan terbatasnya modal dan tenaga petani. BPP Pituruh berharap musim tanam selanjutnya
bisa memberikan pendampingan yang lebih intensif dalam budidaya tanaman padi
sehingga produktivitas meningkat.






