- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
BPP BANYUURIP KUATKAN PERAN DAN FUNGSI MELALUI STUDY TIRU AYAM KUB

BPP BANYUURIP KUATKAN PERAN DAN FUNGSI MELALUI
STUDY TIRU AYAM KUB
Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan menciptakan inovasi-inovasi di bidang peternakan untuk memudahkan para penggiat usaha bidang tersebut.
Budidaya ternak adalah Rangkaian kegiatan memelihara dan mengembangbiakkan jenis hewan ternak agar menghasilkan keuntungan dan manfaat lainnya
Salah satu inovasi yang dilakukan adalah Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB)Umur pertama bertelur lebih awal (20-22 minggu); Produktivitas telur lebih tinggi (160-180 butir/ekor /tahun); Produksi telur: 50%; Lebih tahan terhadap penyakit; dan Bobot dewasa: 1.200-1.600 gram
Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (Ayam KUB) merupakan ayam kampung hasil seleksi genetik. Asal usul ayam KUB dimulai dari program penelitian yang dilaksanakan oleh Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian RI. Ayam KUB memiliki karakteristik dan keunggulan yaitu: warna bulu yang beragam seperti ayam kampung pada umumnya dan lebih tahan terhadap penyakit. Keunggulan lainnya adalah sifat mengeram berkurang daripada ayam kampung pada umumnya. masa mengeram berkurang hingga tinggal 10% sehingga ayam cepat bertelur kembali. Selain itu, ayam ini dapat tumbuh lebih cepat daripada ayam kampung biasa. Rasa daging ayam KUB gurih, sebagaimana ayam kampung pada umumnya.
Peran BPTP dalam pengembangan ayam KUB dan SENSI adalah sebagai Pusat perbibitan dan penyedia DOC BERKUALITAS kebutuhan peternak serta sebagai study tiru peternak ayam KUB terkait budidaya dan penyakit. Sehingga pada tanggal 8 Maret 2023 Gapoktan Lestari Desa Condongsari tertarik untuk melihat dan belajar tentang Budidaya Ayam KUB di BPTP Bergas Ungaran melalui kegiatan Study Tiru. Dimana tujuan kegiatan Sudy Tiru tersebut agar memberikan bekal yang cukup kepada seluruh anggota Gapoktan Lestari yang nantinya akan mengembangkan Ayam KUB di lingkungannya. Study Tiru ini diikuti oleh 30 peserta yang diharapkan memperoleh ilmu dan pengetahuan yang cukup tentang bibit, pakan dan manajemen pemeliharaan, sehingga setelah sampai dilokasi dapat mengembangkan ayam KUB guna meningkatkan kesejahteraan petani dan juga meningkatkan ketahanan pangan.
Peserta dengan semangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan study tiru. Dari mulai bagaimana pemeliharaan DOC baik dari pakan maupun vaksinasi, penetasan dan managemen pemeliharaan serta pemasarannya. Beberapa peserta juga langsung tertarik untuk memulai usaha budidaya Ayam KUB setelah melihat langsung di lokasi dan mendapatkan pengetahuan secara teori di BPTP dengan membeli DOC sebagai bukti kesungguhan petani untuk memulai usahanya.
Ayam KUB diseleksi dengan tujuan untuk ayam petelur dan menjadi indukan penghasil DOC (Day Old Chicken) yang banyak untuk memenuhi kebutuhan ayam kampung. Ayam KUB menjadi lebih unggul dibandingkan dengan ayam kampung biasa. Keunggulannya adalah jumlah telur yang dihasilkan lebih banyak dan sifat mengeramnya berkurang sehingga cepat bertelur kembali . Dari keunggulan tersebut maka akan dapat menumbuhkan beberapa jenis usaha yang dapat dipilih oleh petani. Apakah akan dipelihara sebagai petelor ataukah akan sebagai penghasil DOC ataukah sebagai penghasil daging.
Cara membudidayakan ayam KUB tidak jauh berbeda dengan ayam kampung lainnya, hanya saja ayam KUB membutuhkan pakan yang mengandung protein dan kalsium lebih tinggi untuk menunjang pembentukan cangkang telur.
Dengan pengembangan budidaya ayam KUB ini juga diharapkan akan meningkatkan peran serta petani dalam menyediakan sumber pangan bergizi bagi masyarakat. Kontributor : Sri Lastuti,SP (BPP Banyuurip)






