- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
Benih Jagung Bisi 816 cocok untuk Petani Purworejo???

Benih Jagung Bisi 816 cocok untuk petani di Purworejo.???
Jagung super hibrida yang terbukti paling tahan penyakit bulai (Peronosclerospora maydis), tahan penyakit karat daun (Puccinia sorghi) dan agak tahan penyakit hawar daun (Helminthosporium maydis). Baik ditanam di dataran rendah dan teruji sampai ketinggian 700 m dpl. Tongkol besar dan seragam. Biji muput sampai ke ujung, biji jagung nancap dalam dan janggel kecil. Potensi hasil mencapai ± 13.65 ton pipil kering per hektar. Bisa dipanen umur ± 99 hari setelah tanam. Cocok ditanam di lahan sawah maupun darat.
Kemasan : 1 kilogram dan 5 kilogram
Kebutuhan benih per hektar : 15 kg – 20 kg
Dalam kesempatan ini, kami mendapat mandat untuk menyaksikan ikut dalam proses panen jagung varietas Bisi 816 di lahan anggota Gapoktan Sri Dewi, Desa Dewi Kecamatan Bayan. Jagung dipanen pada usia 89 HST. Ciri fisik tanaman jagung yang siap dipanen yaitu daun sudah menguning, sebagian lainnya berwarna cokelat atau putih kekuningan, biji terlihat mengkilap dan ketika dibuka kulit pelapis bonggol jagung sudah mengeras. Selain itu, ketika biji ditekan dengan kuku juga tidak akan meninggalkan bekas. Berdasarkan hasil pengambilan sample pada kegiatan ubinan diperoleh proyeksi perolehan jagung basah tanpa kulit sebesar 7.6 ton per hektar. Hasil tersebut didapatkan dari pola tanam 2 biji per lubang tanam yang terbukti menghasilkan jagung lebih banyak dibandingkan jika menggunakan pola tanam 1 biji per lubang tanam.
By. Wiwit utami BPP. Bayan






