Belajar Teknik Penyambungan/Grafting Tanaman Pokak dan Terong bersama KWT Barokah, Desa Plipiran

By DINPPKP 17 Des 2021, 13:54:45 WIB Penyuluhan
Belajar Teknik Penyambungan/Grafting Tanaman Pokak dan Terong bersama KWT Barokah, Desa Plipiran

Belajar Teknik Penyambungan/Grafting Tanaman Pokak dan Terong bersama KWT Barokah, Desa Plipiran

Kamis (16/12) Petugas Penyuluhan Lapangan wilayah Kecamatan Bruno, Whisnu dan Suyitno melakukan penyuluhan rutin di Kelompok Wanita Tani Barokah Desa Plipiran. Materi penyuluhan yang disampaikan adalah “belajar teknik grafting pohon terong dengan tanaman pokak/takokak”.

“Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas tanaman yaitu dengan cara menyatukan dua jenis tanaman berbeda yang masih satu suku, salah satu contohnya adalah menyambung terong dengan pokak, rimbang atau takokak untuk tujuan agar tanaman terong dapat tahan lama dan tahan terhadap penyakit.” Ujar Whisnu, PPL Wibi setempat.

Tanaman terong dan pokak ini memiliki kemiripan, perbedaannya yaitu tanaman pokak jauh lebih tahan terhadap berbagai penyakit dan cuaca, sedangkan tanaman terong tidak tahan terhadap serangan hama penyakit dan cuaca yang buruk. Maka dari itu untuk mendapatkan tanaman terong yang tahan terhadap serangan hama dan penyakit serta cuaca buruk, salah satunya dilakukan dengan cara menyambungnya dengan batang bawah berupa tanaman pokak.

“Alat yang digunakan sangat sederhana yaitu pisau tajam, grafting tape atau plastik es, tanaman pokak dan tanaman terong. Sedangkan pemilihan tanaman pokak sebagai batang bawah dengan diameter sebesar jari telunjuk, tanaman yang sehat, batang tegak dan kokoh. Untuk persiapan tanaman terong sebagai entres yaitu tanaman yang sehat, produktif, terbebas dari serangan hama penyakit.” Jelas Suyitno.

Tahap penyambungan/grafting yaitu potong batang tanaman pokak kurang lebih 20 cm dari permukaan tanah. Kemudian belah batang bawah sekitar 2 cm dengan menggunakan pisau/cutter. Untuk entres/bagian atas disayat kanan kirinya dan minimal memiliki 2 ruas atau mata tunas. Selanjutnya, sisipkan batang atas/tanaman terong pada batang bawah dan ikatkan sambungan dengan menggunakan es plastik yang sudah disiapkan. Sungkup entres dengan menggunakan plastik es dan letakkan di area yang teduh sekitar 2 minggu. Setelah 2 minggu, sungkup dapat dibuka.  Sambungan berhasil saat entres pucuk terong masih hijau dan tumbuh tunas baru.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung