Back To Nature

By DINPPKP 04 Feb 2025, 12:24:02 WIB Penyuluhan

Kembali ke zaman dulu,  padahal dulu dianggap tidak sesuai dengan perkembangan zaman. Orang jawa mengatakan dengan istilah Cokromanggilingan. 


Cokromanggilingan berasal dari bahasa Jawa dan memiliki makna filosofis yang dalam. Kata ini terdiri dari dua bagian:  


- Cokro berarti roda atau cakra  

- Manggilingan berarti berputar  


Secara harfiah, Cokromanggilingan menggambarkan roda yang terus berputar. 


Filosofi ini mencerminkan konsep bahwa kehidupan itu seperti roda, yang terus berputar naik dan turun. Kadang seseorang berada di atas (kejayaan, kebahagiaan), tetapi ada saatnya juga berada di bawah (kesulitan, penderitaan).  


Konteks dan Penerapan

  

1. Kehidupan itu Bersifat Dinamis

   - Tidak ada kondisi yang abadi. Orang kaya bisa jatuh miskin, dan sebaliknya.  

   - Kesedihan dan kebahagiaan datang silih berganti.  


2. Kesabaran dan Kerja Keras

   - Saat berada di bawah, seseorang harus tetap sabar dan berusaha agar roda kehidupan kembali naik.  

   - Saat di atas, seseorang harus tetap rendah hati dan tidak sombong.  


3. Kehidupan Sosial dan Politik  

   - Dalam politik atau kekuasaan, seseorang bisa berkuasa hari ini tetapi bisa tergeser di masa depan.  

   - Para pemimpin diajarkan untuk selalu ingat bahwa kejayaan tidak selamanya milik mereka.  


Dalam kehidupan sehari-hari, Cokromanggilingan  mengajarkan kita untuk selalu siap menghadapi perubahan, tidak menyerah saat susah, dan tetap rendah hati saat berjaya....wallohu alam bishowab

------------------

Self reminder





Berita Purworejo

Counter Pengunjung