APLIKASI PUPUK DAN AGENSIA HAYATI PADA DEM AREA BUDIDAYA TANAMAN SEHAT

By DINPPKP 10 Jan 2022, 13:39:45 WIB Penyuluhan
APLIKASI PUPUK DAN AGENSIA HAYATI PADA DEM AREA  BUDIDAYA TANAMAN SEHAT

Kegiatan Budidaya Tanaman Sehat pada musim tanam  (MT)  I 2022 dilaksanakan di kelompok tani  Maju Makmur desa Kesugihan Kecamatan Purwodadi.  Budidaya Tanaman Sehat (BTS) adalah pendekatan budidaya tanaman padi dengan memperhatikan  faktor lingkungan dan mengurangi  kerusakan ekosistem yang ada  pada  budidaya tanaman padi secara ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dengan Budidaya Tanaman Sehat diharapkan dapat menghasilkan padi yang sehat, berkualitas sekaligus  produksi padi dapat meningkat. Dem area seluas 25 hektar dengan jumlah petani pelaksana 30 orang. Paket bantuan benih Inpari 33 sejumlah 625 kilogram, pembenah tanah, pupuk hayati dan agensia hayati.

Prinsip yang dilakukan pada BTS adalah pemberian pupuk hayati untuk supporting system tanaman padi. Dilanjutkan dengan pemberian agensia hayati sebagai langkah preventive untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman padi. Aplikasi ini dilakukan seawal mungkin mulai dari perendaman benih dan penyemprotan pupuk hayati dan agensia hayati berselang seling setiap satu minggu sekali yaitu mulai 7 hari, 14 hari, 28 hari, 35 hari, 42 hari sampai 48 hari.

Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan pada kegiatan BTS ini adalah:

  1. Pemberian pembenah tanah pada waktu tanah belum ditanami menggunakan Sum Hummat
  2. Seleksi  dan perlakuan ( seed treatment)  perendaman menggunakan bio fungisida merk Primadeco 100 gram,  dosis 1 sachet ( bio fungisida) dilarutkan pada 1 liter air.

Bio fingisida ini digunakan untuk mencegah penyakit jamur blast.

  1. Pada umur tanaman 7  HST dilakukan penyemprotan dengan pupuk hayati padat merk Pandora mengandung Trichoderma.
  2. Pada umur 14 HST dilakukan penyemprotan           agensia hayati Paeny bacillus guna mengendalikan penyakit kresek Xanthomonas  sp.
  3. Pada umur 21 HST dilakukan penyemprotan pupuk hayati
  4. Pada umur 28 HST dilakukan penyemprotan agensia hayati dengan BT Plus yang mengandung Bacillus thuringiensis  untuk pencegahan serangan penggerek batang.

Dari hasil pengamatan yang dilakukan pada BTS dem area pada 30-35 HST terdapat serangan hawar daun dan telah dilakukan pengendalian dengan agensia hayati Paeny untuk tetap melaksanakan kegiatan Budidaya Tanaman Sehat.

Kontributor BPP Purwodadi





Berita Purworejo

Counter Pengunjung