Antisipasi Penyebaran Virus LSD (Lumphy Skin Disease) di Wilayah Desa Bringin Kecamatan Bayan

By DINPPKP 14 Apr 2023, 09:04:37 WIB Penyuluhan
Antisipasi Penyebaran Virus LSD (Lumphy Skin Disease)  di Wilayah Desa Bringin Kecamatan Bayan

Antisipasi Penyebaran Virus LSD (Lumphy Skin Disease)

di Wilayah Desa Bringin Kecamatan Bayan

Senin, 10 April 2023 petugas penyuluh pertanian lapangan bersama petugas pengelola kesehatan ternak Bapak Hasan Sujatmoko, A.Md UPT Puskeswan DKPP Kab.Purworejo memonitoring kondisi kesehatan ternak di Desa Bringin Kecamtan Bayan. Saat ini Virus LSD (Lumphy Skin Disease) mendapat pertanian khusus di wilayah Kabupaten Purworejo. LSD menjadi ancaman serius bagi peternak sapi dan kerbau karena dapat menyebabkan penyakit akut yang menyerang sapi terutama sapi muda dan sapi pada masa puncak laktasi/menyusui. Serangan Virus LSD memiliki dampak ekonomi yang besar bagi industri peternakan karena hewan yang terkena cenderung mengalami kerusakan permanen pada kulitnya sehingga menurunkan nilai komersial.

Gejala klinis ternak sapi yang terjangkit virus LSD antara lain :

  1. Muncul lesi kulit berupa benjolan berukuran 1-7 cm yang biasanya ditemukan pada daerah leher, kepala, kaki, ekor. Pada kasus berat benjolan-benjolan ini dapat ditemukan di hampir seluruh bagian tubuh.
  2. Demam tinggi hingga lebih dari 40.5C.
  3. Penurunan nafsu makan
  4. Adanya leleran hidung dan mata
  5. Dapat terjadi edema pada kaki
  6. Penurunan produksi susu pada sapi perah

Berbagai upaya dapat dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus LSD di wilayah Kabupaten Purworejo. Salah satunya yaitu pemberian layanan suntikan vitamin serta antibiotik pada ternak sapi dengan harapan imunitas ternak dapat terjaga dengan baik sehingga tidak mudah terserang virus dan penyakit khususnya virus LSD. Petugas juga menghimbau kepada para peternak untuk senantiasa memperhatikan dan menjaga kebersihan lingkungan kandang ternak. Selain itu peternak juga perlu memperhatikan kesehatan ternak ketika melakukan transaksi jual-beli untuk mencegah masuknya virus dari luar daerah.

 

(Wiwit Utami, SP – Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Bayan)

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung