- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Antisipasi Ledakan Serangan, Gapoktan Subur Desa Pogungjurutengah Kecamatan Bayan Adakan Gerdal WBC

Antisipasi Ledakan Serangan, Gapoktan Subur Desa Pogungjurutengah Kecamatan Bayan Adakan Gerdal WBC
Wereng batang coklat (WBC) merupakan hama utama yang menyerang tanaman padi karena sangat membahayakan dan sulit dikendalikan. Hama wereng batang coklat mampu beradaptasi dengan cepat pada berbagai lingkungan sehingga sifat ini menimbulkan ledakan populasi yang sangat dahsyat dan mengakibatkan menurunnya produksi secara drastis.
Wereng batang coklat (WBC) berkembang biak sangat cepat. Serangga dewasa mampu menghasilkan sampai 600 butir telur. Siklus hidup sekitar 28 hari, stadium telur sekitar 8 hari, nimfa 18 hari, dewasa sekitar 10 hari. Laju perkembangbiakan pada varietas rentan pada lingkungan yang optimum dalam satu musim tanam dapat mencapai 500 kali dari populasi generasi awal. Nimfa mengalami lima kali pergantian kulit (instar), dan dapat berkembang menjadi dua bentuk wereng dewasa yaitu bentuk bersayap panjang (makroptera) dan bersayap pendek (brahiptera). Munculnya makroptera umumnya terjadi pada kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan yaitu pada kepadatan populasi yang tinggi dengan makanan yang kurang mencukupi. Adanya wereng bentuk makroptera merupakan penyesuaian untuk migrasi karena kepadatan populasi yang tinggi dan kurangnya makanan. Wereng batang coklat menyerang tanaman pada bagian batang atau pelepah daun padi pada semua fase pertumbuhan tanaman.
Musim tanam kesatu tahun ini petani Desa Pogungjurutengah Kecamatan Bayan menanam padi dan umur tanaman sekarang antara 30-50 hst. Dari hasil pengamatan/ monitoring PPL Wibi, Petugas POPT bersama perwakilan anggota Gapoktan di beberapa petak lahan petani ditemukan gejala serangan hama wereng batang coklat (WBC) pada setiap rumpunnya dengan populasi masih rendah. Untuk mengantisipasi terjadinya ledakan serangan Petugas POPT Kecamatan Bayan merekomendasikan untuk dilakukan Gerakan Pengendalian (Gerdal).
Gerdal WBC Gapoktan Subur Desa Pogungjurutengah Kecamatan Bayan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 5 Januari 2023 dihadiri Koordinator BPP Bayan, PPL Wibi, Petugas POPT Kecamatan Bayan,perangkat desa, dan anggota Gapoktan. Gerdal dilaksanakan dengan aplikasi insektisida Bassa 500 EC. Insektisida BASSA 500 EC mempunyai sifat racun kontak dan lambung dengan berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan berwarna coklat muda atau sering kita kenal dengan singkatan EC yakni Emulsifiable Concentrate. Petugas POPT Ibu Musringah menyampaikan harapannya semoga dengan diadakan Gerdal petani bisa mengatasi serangan ledakan WBC lebih awal sehingga produksi tetap optimal. Selain itu diharapkan anggota Gapoktan atau petani secara rutin melakukan pengamatan pada lahan sawah masing masing.
Tri Surahmi, SP
BPP Bayan






