Antisipasi Darurat Pangan, Plt. Sekjen Kementan Tinjau PAT dan Pompanisasi di Desa Dlangu

By DINPPKP 19 Jul 2024, 14:02:46 WIB Penyuluhan
Antisipasi Darurat Pangan, Plt. Sekjen Kementan Tinjau PAT dan Pompanisasi di Desa Dlangu

Antisipasi Darurat Pangan, Plt. Sekjen Kementan Tinjau PAT dan Pompanisasi di Desa Dlangu

 

Fenomena El Nino telah menyebabkan penurunan produksi komoditas pangan, bahkan sampai tahap darurat pangan. Saat ini pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus menggencarkan program penambahan areal tanam (PAT) sebagai solusi cepat dalam mengantisipasi kekeringan panjang yang terjadi akibat gelombang panas dunia.

Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Prihasto Setyanto MSc. melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di Desa Dlangu, Kecamatan Butuh pada Jumat, 5 Juli 2024. Kedatangannya adalah dalam rangka meninjau pelaksanaan program penambahan areal tanam (PAT) dari Kementerian Pertanian di Kabupaten Purworejo. Didampingi Kepala Pusat PVTPP Kementan, Lely Nuryati yang juga Penanggung Jawab Satgas Darurat Pangan Kabupaten Purworejo, beliau meninjau lokasi sumber air, pemanfaatan mesin pompa air, dan kondisi pertanaman.

Dalam kunjungannya, Plt. Sekjen sangat mengapresiasi pelaksanaan PAT di Kabupaten Purworejo khususnya di Desa Dlangu. Terdapat lahan tadah hujan seluas 25 Ha yang mampu tertanami di desa ini dibantu dari program pompanisasi untuk penambahan areal tanam padi serta pemeliharaan tanaman padi dari kekeringan.

Saat ini Kementan  tengah mengusulkan ABT (Anggaran Biaya Tambahan) untuk pompa. Ribuan pompa disiapkan dan untuk itu kelompok tani dipersilahkan mengusulkan bantuan pompa selama sumber airnya ada. Terkait bahan bakar pompa, Kementan juga tengah mengupayakan bantuan bahan bakar pompa.

"Kepada petani maupun pemerintah daerah silahkan mengusulkan pompa jika terdapat potensi penambahan areal tanam dengan memanfaatkan pengairan bersumber dari sungai. Saya sangat mengharapkan air sungai dapat termanfaatkan untuk tanaman pangan dan jangan hanya dibuang ke laut begitu saja," ucapnya.

Disampaikan olet Plt. Sekjen bahwa kegiatan pompanisasi perlu dipercepat mengingat saat ini Indonesia fokus pada penambahan areal tanam (PAT) dan juga peningkatan produksi di seluruh Indonesia. Pada kesempatan ini dilakukan pula penyerahan 1 unit traktor yang diserahkan secara simbolis oleh beliau kepada ketua Kelompok Tani Tani Mandiri Desa Dlangu guna mempercepat proses olah tanah agar tidak terlambat memulai musim tanam nantinya.

Kegiatan PAT sendiri merupakan program untuk meningkatkan produktivitas padi nasional melalui berbagai kegiatan, diantaranya adalah pompanisasi. Pompanisasi dilakukan untuk lahan sawah tadah hujan yang masih dapat ditingkatkan Indeks Pertanamannya (IP), yaitu dari IP 100 menjadi IP 200 atau bahkan IP 200 menjadi IP 300. Dengan adanya penambahan areal tanam akan dapat meningkatkan produktivitas hasil padi para petani di daerah setempat, yang mana juga akan memperkuat ketahanan pangan khususnya di Kabupaten Purworejo.

 

Penulis: Jivana Zulfi, S.P.

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung