ANIMO MASYARAKAT PURWOREJO TERHADAP GELARAN PASAR TANI 2025

By DINPPKP 26 Sep 2025, 15:09:08 WIB Pangan
ANIMO MASYARAKAT PURWOREJO TERHADAP GELARAN  PASAR TANI 2025

ANIMO MASYARAKAT PURWOREJO TERHADAP GELARAN

PASAR TANI 2025

 

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo kembali melaksanakan kegiatan Pasar Tani 2025 yang digelar mulai pukul 08.00 s.d. 16.00 WIB bertempat di Halaman Depan DKPP Purworejo, Jum’at (26/09/2025). Acara kali ini dimeriahkan oleh peserta dari 16 kecamatan se-Kabupaten Purworejo yang diwakili oleh masing-masing Balai Penyuluh Pertanian (BPP), serta teman-teman lain seperti mitra rumah pangan kita, kelompok wanita tani, pelaku usaha pertanian ataupun peternakan dan juga vendor-vendor lain.

 

 

 

 

 

Pasar Tani DKPP Purworejo disambut antusias oleh masyarakat Purworejo. Pasalnya, di pasar tani tersebut disediakan berbagai kebutuhan pokok dan produk pertanian lokal dijual dengan harga lebih murah dibanding harga pasar karena produk diambil langsung oleh masing-masing BPP dari petani. Selain menampilkan 16 produk unggulan dari 16 kecamatan se-Kabupaten Purworejo, ada juga demo masak pangan lokal, doorprize menarik selama gelaran dan gerakan pangan murah. Hal ini menjadi daya tarik lebih untuk masyarakat mengunjungi stand-stand tersebut.

 

Dibuka oleh Plt. Kepala DKPP Purworejo Bapak Wiyoto Harjono, S.T. dan dilanjutkan Asisten II Setda Purworejo Bapak Suranto, S.Sos., M.PA., sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini. Tidak hanya pasar tani, tapi juga ada Agro Fest 2025 yang berisikan Temu Tani, Produk DBHCHT, Vaksinasi Rabies, Pasar Tani dan Lomba-Lomba menjadikan satu kesatuan kegiatan yang sangat menarik bagi masyarakat yang ada. Adapun Maskot Putra Agro dan Putri Agro Fest yang menjadi simbol gelaran kali ini.

 

Pasar Tani ini menjadi wadah bagi para petani, kelompok wanita tani, serta komunitas agrobisnis untuk memasarkan produk mereka melalui peranta BPP masing-masing kecamatan ataupun yang hadir langsung. Sejumlah distributor bahan pangan, termasuk beras SPHP, juga dilibatkan guna membantu pengendalian harga di daerah yang menjadi titik pantau inflasi. Catatan, selain sayur mayur segar dan produk olahan pertanian, panitia juga menyediakan paket pangan murah seperti beras, telur, minyak, gula pasir, cabai, dan bawang-bawangan.

 

 

Sejak pagi, masyarakat tampak antusias memadati lokasi kegiatan. Program seperti ini harus terus berlanjut, karena sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan akan kita kaji ulang pelaksanaannya. Dengan adanya pasar tani, DKPP Purworejo berharap dapat tercipta hubungan yang lebih erat antara produsen dan konsumen, memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjadi instrumen penting juga dalam pengendalian inflasi di daerah.  

 

Sumber Berita : Bidang Pangan DKPP

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung