AMANKAN PRODUKSI PADI, PETANI KETIWIJAYAN LAKUKAN PENGENDALIAN PENYAKIT HDB

By DINPPKP 08 Feb 2025, 22:35:04 WIB Penyuluhan

AMANKAN PRODUKSI PADI, PETANI DESA KETIWIJAYAN

LAKUKAN PENGENDALIAN PENYAKIT HDB

 

Penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB) atau yang dikenal kresek merupakan penyakit utama tanaman padi yang berakibat menurunkan produksi padi.Gejala kresek diawali dengan adanya serangan dimulai dari tepi daun, lama kelamaan daun akan kering. Penyebab kresek diiindikasikan bakteri Xanthomonas oryzae. Perkembangan bakteri dipicu oleh faktor kelembapan dan daya tahan tumbuhan. Pemupukan N (Nitrogen) yang berlebih memacu kerentan tanaman sehigga mudah terserang bakteri hawar daun. Dikhawatirkan jika serangan bakteri hawar daun tingkat lanjut maka daun sudah mengering namun butir padi masih hijau, mengakibatkan turunnya produksi padi.

Pada hari  Rabu tanggal 5 Februari 2025 Anggota kelompok tani Subur bersama Pemdes Ketiwijayan, POPT dan PPL Kecamatan Bayan menggelar Gerakan Pengendalian (Gerdal) setelah mendeteksi serangan Hawar Daun dengan intensitas serangan sedang. Luas serangan kurang lebih 5 hektar. Umur tanaman padi berkisar 50-65 HST. Tidak tinggal diam 16 orang petani kompak melakukan aplikasi pengendalian HDB dengan menggunakan Nordox untuk mengurangi serangan kresek dan menjaga tanaman tetap sehat dan produktif.

Nordox berwujud WP (Wettable Powder) dan untuk aplikasinya perlu dilarutkan dahulu dengan air. Selanjutnya secara serentak petani mengaplikasinya dengan semprot pada tanaman padi dengan mengenai daun secara merata. Dengan teknik ini diharapkan pengendalian dapat efektif dilaksanakan pada pagi hari.

Pengamanan produksi merupakan tanggung jawab bersama. Petani, kelompok tani, pemdes dan petugas yang  selalu mendampingi petani. Sudah ada loordinasi yang terjalin. Dengan gerdal HDB ini diharapkan penurunan serangan HDB sampai 30%. Harapan terbesar produksi padi dapat aman dan mencapai hasil yang tinggi pada saat panen.( Disusun oleh PPL Kecamatan Bayan)





Berita Purworejo

Counter Pengunjung