- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
- DKPP Gelar Rakor Pengawasan Hewan Kurban 2026, Tekankan Kelayakan dan Higienitas untuk Hasilkan Daging ASUH
Agar lebih Efektif, Petani Desa Blendung Lakukan Pengendalian Hama Tikus dengan Beberapa Metode

Agar lebih Efektif, Petani Desa Blendung Lakukan Pengendalian Hama Tikus dengan Beberapa Metode
Tanam padi musim pertama tahun 2025 di Kecamatan Purwodadi sudah dimulai pada akhir Bulan Oktober.
Di beberapa wilayah, hama tikus menyerang. Salah satu faktor penyebabnya adalah adanya musim tanam ketiga atau MT 3 padi, sehingga siklus hidup tikus tidak terputus.
Salah satu wilayah yang terserang hama tikus adalah lahan padi Desa Blendung, Kecamatan Purwodadi. Berdasar laporan serangan dari kelompok tani, maka pada hari Senin tanggal 24 November 2025. Petani anggota Kelompok Tani Sri Makmur bersama petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Purwodadi dan melakukan gerakan pengendalian hama tikus.
Menurut petugas POPT, Ruth N.L Simanjuntak, SP, M.Sc, pengendalian hama tikus tidak bisa dikendalikan hanya dengan satu metode. Untuk itu pada hari ini pengendalian dilakukan dengan metode pengemposan dengan membakar belerang dilubang-lubang tikus dan memasang umpan beracun di jalur tikus.
Selanjutnya kelompok tani akan memasang rumah burung hantu (Rubuha), di lahan sawah, dengan anjuran 1 (satu) rubuha utk 5 hektar sawah. Sambil menunggu membuat rubuha, petani disarankan memasang batang daun kelapa utk tempat bertengger burung hantu, yg sudah bersarang dirumah-rumah besar/kosong sekitar sawah.
Yang tidak kalah penting, pengendalian hama tikus tidak bisa dilakukan sendiri, perlu dilakukan bersama termasuk di sawah desa-desa sebelah (yang berbatasan langsung).






