- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
ADU WAWASAN DENGAN KELOMPENCAPIR BIDANG PERTANIAN DI DESA JONO KECAMATAN BAYAN KABUPATEN PURWOREJO

ADU WAWASAN DENGAN KELOMPENCAPIR BIDANG PERTANIAN
DI DESA JONO KECAMATAN BAYAN
KABUPATEN PURWOREJO
Kelompencapir pada jaman sekarang ini sangat jarang ditemui pada
perayaan Kemerdekaan Repubik Indonesia. Sesuai dengan singkatannya yang berarti
kelompok “PEMBACA, PENDENGAR DAN PEMIRSA” menjadi ajang unjuk gigi pengetahuan
para petani terhadap kondisi yang dihadapi sekarang ini. Untuk memeriahkan Hari
Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 79, Desa Jono berserta Kelompok Tani
Sari dan Kelompok Tani Rukun yang terbentuk dalam gapoktan Rukun Sari
berinisiatif mengadakan Lomba Kelompencapir untuk menguji pengetahuan petani
yang ada didesa Jono. Kelompencapir ini dilaksanakan dengan meriah pada hari
Sabtu, tanggal 18 Agustus 2024 dengan dihadiri 6 regu yang berisi 3 orang untuk
masing – masing regu. Juri yang ditunjuk pun dari BPP Penyuluhan Pertanian
Bayan sebanyak 2 orang yaitu Kurniawan
Setyo N dan Budianto serta satu juri berasal dari Pihak Desa.
Kelompencapir ini terdiri dari Tiga Babak dengan rincian babak
pertama berisi tentang pengetahuan terhadap pertanian terpadu dan Hama
Penyakit. Babak kedua merupakan babak pilihan yang masing – masing regu diminta
memilih soal sesuai hasil undian yang diperoleh dan berisi dari bidang
pertanian, tanaman pangan, peternakan, hortikultura, perikanan dan perkebuanan.
Babak ketiga merupakan babak rebutan yang berisi dua puluh lima soal yang
menarik, berisi soal logika dan soal guyonan yang membuat perlombaan menjadi
menarik tidak hanya bagi peserta juga untuk penonton yang menahan tawa karena
tingkah laku dan jawaban peserta yang menjawab secara spontan.
Kelompencapir ini merupakan pertemuan ajang silahturahmi dan
berkumpulnya pemerintah dengan masyarakat perdesaan yang sangat efektif sebagai
media komunikasi langsung terkait dengan masalah yang dihadapi sehari – hari.
Hal ini dimualai pada tahun 1984 yang dicetuskan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto yang
diikuti petani – petani dari berbagai daerah. Mengadu kepintaran, pengetahuan
sekitar pertanian seperti tentang pertanian terpadu, peternakan, perkebunan,
perikanan , hortikultura diselingi dengan persoalan yang dihadapi sekarang ini.
Dari hal tersebut diharapkan kegiatan seperti ini bisa berlangsung
setiap tahunnya dan juga menjadikan awal dari desa-desa yang lain juga
mengadakan hal serupa dalam membentuk dinamika sosial dan budaya dalam
penyebaran informasi.
Balai Penyuluhan Pertanian Bayan
19 Agustus 2024
Penyuluh Pertanian
Kurniawan Setyo Nugroho, S.TP






