Si Biru Pengontrol Gulma

By DINPPKP 26 Agu 2024, 13:45:44 WIB Penyuluhan
  Si Biru Pengontrol Gulma

Si Biru Pengontrol Gulma

 

Beberapa hari yang lalu ketika saya sedang berada di BPP Purwodadi bersama  beberapa teman penyuluh salah satu dari antara mereka menyampaikan ada petani yang melaporkan serangan kumbang biru di areal pertanaman padi Desa Kebonsari Kecamatan Purwodadi. Petani tersebut mengirimkan foto serangga tersebut. Setelah saya amati ternyata kumbang biru yang  dimaksud adalah Altica cyanea.

Genus Altica Geoffroy atau Flea Beetle yang memiliki 300 jenis tersebar hampir merata di seluruh dunia, mulai dari Antartika hingga Australia. Meski memakan tumbuhan gulma, namun pada dasarnya merupakan hama bagi perkebunan oak, anggur, apel, blueberry, poplar, dan elm atau spesies-spesies yang berada pada familia Rosaceae (Rubus) dan Onagraceae yang memang merupakan tumbuhan inangnya (host plant). Termasuk serangga yang berukuran kecil atau kurang dari 1,5 cm, namun penampilannya cantik. Elytra atau sayap pelindung / wing cases-nya mengkilat/metalik. Mayoritas berwarna biru atau sekurang-kurangnya terdapat kilauan warna biru. Ada pula yang berwarna hijau, perunggu mengkilap. Antar spesies memang memiliki keserupaan, karenanya sering membuat keliru dalam mengidentifikasinya.

A. cyanea atau kumbang biru, adalah hama yang memakan daun tanaman. Meskipun tidak disebutkan secara spesifik dalam sumber yang tersedia, kumbang jenis ini umumnya dikenal sebagai hama yang memakan tumbuhan gulma dan tanaman lainnya

Kumbang jenis ini memiliki peran penting dalam ekosistem dan dapat memakan berbagai jenis tanaman, meskipun tidak semua sumber menyebutkan spesifik tanaman yang menjadi inang alami mereka. Kumbang biru sering ditemukan memakan tanaman gulma, seperti Ageratum conyzoides (gulma daun lebar) dan Chromolaena odorata (kirinyuh). Gulma ini dapat ditemukan di area persawahan padi, terutama pada fase reproduktif dan pematangan padi . Dalam keseluruhan, A. cyanea adalah serangga phytophagous yang mana larva dan imagonya memiliki makanan yang sama yakni memakan daun tanaman, dan dapat menyerang berbagai jenis tumbuhan.

Namun di sisi lain, kumbang ini juga memakan dedaunan anggur. Karenanya kumbang ini mempunyai dua fungsi ganda. Pada tanah pertanian dia menjadi agen pengontrol gulma, sedangkan di area perkebunan sebagai hama dari tanaman budidaya. Karenanya sebaiknya area perkebunan jauh dari persawahan, atau sebaliknya.

 

Penulis:

Ruth Naftaly Liberty Simanjutak, SP, MSc

POPT Ahli Muda Wilayah Kerja Kecamatan Purwodadi





Berita Purworejo

Counter Pengunjung