TINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADI, KEMENTAN GELAR BIMBINGAN TEKNIS DAN SERAHKAN BANTUAN BENIH PADI

By DINPPKP 20 Jun 2022, 08:36:02 WIB Penyuluhan
TINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADI, KEMENTAN GELAR BIMBINGAN TEKNIS DAN SERAHKAN BANTUAN BENIH PADI

TINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADI, KEMENTAN GELAR BIMBINGAN TEKNIS DAN SERAHKAN BANTUAN BENIH PADI

Bertempat di Hotel Ganesa Purworejo, pada pertengahan Juni 2022 digelar bimbingan teknis tanaman pangan, yang dihadiri oleh Komisi IV DPR-RI Vita Ervina, Warjito selaku Kepala BBPPMBTPH Kementan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo yang diwakili oleh Kabid Prasarana dan Penyuluhan Pertanian Eko Anang SW, narasumber, dan peserta yang terdiri dari petani milenial dan penyuluh Kabupaten Purworejo berjumlah 80 orang.

Kabid Prasarana dan Penyuluhan Pertanian Eko Anang SW menyampaikan bahwa Purworejo merupakan salah satu lumbung pangan di Jawa Tengah. Berbagai upaya yang dilakukan untuk meingkatkan produktivitas padi yaitu penggunaan sistem tanam jajar legowo, penggunaan pupuk organik, pemupukan berimbang, pengendalian organisme pengganggu tanaman secara alami, dan penggunaan alsintan untuk mempercepat tanam serta pasca panen padi.

Anggota Komisi IV DPR RI Vita Ervina membuka secara resmi Bimtek dan menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya Bimtek yaitu upaya pemerintah untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas petani serta petugas pertanian lapangan dalam melakukan budidaya tanaman sehingga mampu mencapai peningkatan produksi dan mutu hasil budidayanya.

Vita menambahkan,, tanaman pangan menjadi salah salah satu bidang yang terdampak akibat perubahan iklim, munculnya hama dan penyakit baru. Perubahan siklus tanam, ketersediaan air akibat kemarau panjang, merupakan beberapa dampak yang ditimbulkan karena faktor tersebut. Pada kesempatan ini, Kementan-Komisi IV DPR RI juga menyerahkan secara simbolis bantuan benih padi bagi 3 Kecamatan yaitu petani di wilayah Kecamatan Bagelen, Ngombol dan Purwodadi. Kegiatan ini merupakan wujud nyata perhatian dari pemerintah terhadap kerugian yang dialami sebagian petani di ketiga kecamatan tersebut yang terdampak adanya perubahan iklim sehingga menyebabkan tanaman padi yang sudah siap panen menjadi roboh karena hujan disertai angina kencang beberapa waktu yang lalu.

Pada acara ini juga dihadiri oleh narasumber Guru Besar UGM Andi Triyono yang menyampaikan deteksi dini perkembangan OPT untuk mencegah kehilangan hasil pada tanaman padi dan narasumber kedua yaitu Andreas dari Laboratorium LPHP Temanggung yang menyampaikan materi strategi penegndalian OPT utama pada tanaman padi.

Terpisah, Warjito menambahkan, program kerja Kementan pada tahun 2022 ini adalah pemulihan ekonimi dengan peningkatan ketersediaan akses dan kualitas konsumsi pangan.“Bantuan benih padi dan Alsistan terus kami berikan kepada petani di seluruh Indonesia. Secara nasional, kementan juga menargetkan produksi komoditas padi sebanyak 55,20 juta ton pada tahun 2022,” ungkapnya.

by. Bakti Woro H, BPP Ngombol


 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung