Seleksi Hibah Sapi PO Tahap III, DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Calon Ternak

Breaking News
- Perkuat Respon Cepat Biota Laut Terdampar, Tim Keswan Ikuti Pelatihan dan Simulasi Lapangan
- Survey RPU Mahkota Putri, desa Kunir kec.Butuh dalam rangka Pengajuan Penerbitan NKV (Nomor Kontrol Veteriner)
- BIDANG PANGAN DKPP PURWOREJO GELAR GERAKAN PANGAN MURAH (GPM) SERENTAK DALAM PERINGATAN HARI PANGAN SEDUNIA
- BPP BENER GELAR PENYUSUNAN PROGRAMA PENYULUHAN PERTANIAN TAHUN 2027 SECARA PARTISIPATIF
- SOSIALISASI PENGENALAN DAN EDUKASI POLA KONSUMSI PANGAN B2SA DKPP PURWOREJO
- DKPP KABUPATEN PURWOREJO GELAR GERAKAN PANGAN MURAH SAMBUT HARI PANGAN SEDUNIA 2026
- Tingkatkan Populasi Ternak, DKPP Purworejo Gelar Bimtek SUBALI SAPIRA untuk 26 Kelompok Tani
- BIDANG PANGAN DKPP PURWOREJO MATANGKAN PERSIAPAN GERAKAN PANGAN MURAH DAN PAMERAN PELAKU USAHA
- Tim Keswan DKPP Purworejo Gelar Surveilans Kesehatan Hewan untuk Deteksi Dini Penyakit
- Seleksi Hibah Sapi PO Tahap III, DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Calon Ternak
Seleksi Hibah Sapi PO Tahap III, DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Calon Ternak

Seleksi Hibah Sapi PO Tahap III, DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Calon Ternak
Purworejo, Memastikan sapi yang disalurkan melalui program hibah memenuhi standar kualitas dan kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo kembali melaksanakan seleksi ternak sapi Peranakan Ongole (PO) tahap III pada Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di holding ground CV Harumabus, Kelurahan Lugosobo, Kecamatan Gebang, ini diikuti tujuh kelompok calon penerima hibah dari Kecamatan Bruno, Gebang, Purworejo, Banyuurip, dan Bener.
Proses seleksi dilakukan secara cermat oleh tim teknis berlatar belakang peternakan bersama dokter hewan. Pemeriksaan mencakup sejumlah parameter, meliputi tinggi gumba, lingkar dada, bobot badan, panjang badan, dan umur ternak. Aspek kesehatan serta kondisi reproduksi juga menjadi perhatian untuk memastikan sapi yang dipilih layak dipelihara dan dikembangkan. Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kepala Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian (Sarlintan) DKPP Kabupaten Purworejo, Fitria Kurniawati, S.TP., M.M., bersama Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet), drh. Sri Widartik, M.M.
Seleksi ini menjadi bagian penting dari upaya memastikan bantuan pemerintah diberikan dengan memperhatikan kualitas dan kelayakan ternak. Dengan pemeriksaan yang terukur, calon ternak diharapkan memiliki kondisi yang baik sehingga dapat dipelihara secara optimal dan mendukung pengembangan usaha peternakan kelompok. Melalui tahapan seleksi tersebut, DKPP Purworejo berupaya menjaga agar program hibah tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada kualitas ternak dan keberlanjutan manfaatnya bagi peternak. Sebab, fondasi peternakan yang produktif dimulai dari ternak yang tepat dan pengelolaan yang baik.
Purworejo, Memastikan sapi yang disalurkan melalui program hibah memenuhi standar kualitas dan kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo kembali melaksanakan seleksi ternak sapi Peranakan Ongole (PO) tahap III pada Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di holding ground CV Harumabus, Kelurahan Lugosobo, Kecamatan Gebang, ini diikuti tujuh kelompok calon penerima hibah dari Kecamatan Bruno, Gebang, Purworejo, Banyuurip, dan Bener.
Proses seleksi dilakukan secara cermat oleh tim teknis berlatar belakang peternakan bersama dokter hewan. Pemeriksaan mencakup sejumlah parameter, meliputi tinggi gumba, lingkar dada, bobot badan, panjang badan, dan umur ternak. Aspek kesehatan serta kondisi reproduksi juga menjadi perhatian untuk memastikan sapi yang dipilih layak dipelihara dan dikembangkan. Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kepala Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian (Sarlintan) DKPP Kabupaten Purworejo, Fitria Kurniawati, S.TP., M.M., bersama Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet), drh. Sri Widartik, M.M.
Seleksi ini menjadi bagian penting dari upaya memastikan bantuan pemerintah diberikan dengan memperhatikan kualitas dan kelayakan ternak. Dengan pemeriksaan yang terukur, calon ternak diharapkan memiliki kondisi yang baik sehingga dapat dipelihara secara optimal dan mendukung pengembangan usaha peternakan kelompok. Melalui tahapan seleksi tersebut, DKPP Purworejo berupaya menjaga agar program hibah tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada kualitas ternak dan keberlanjutan manfaatnya bagi peternak. Sebab, fondasi peternakan yang produktif dimulai dari ternak yang tepat dan pengelolaan yang baik.






