Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL PHT) Manggis Di KT. Ngudi Barokah, Banyuasin Kembaran Loano

By DINPPKP 19 Agu 2025, 15:23:15 WIB Penyuluhan
Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL PHT) Manggis Di KT. Ngudi Barokah, Banyuasin Kembaran Loano

Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL PHT) Manggis Di KT. Ngudi Barokah, Banyuasin Kembaran Loano

Senin, 18 Agustus 2025, Kelompok Tani Ngudi Barokah Desa Banyuasin Kembaran Kecamatan Loano mengikuti Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL PHT) tanaman Manggis dengan agenda praktek pembuatan Plant Growth Promoting Rhizobium (PGPR) dan perbanyakan Beauveria bassiana di kediaman ketua kelompok tani. Kegiatan ini didampingi oleh Bapak Taufiq Sholeh selaku POPT dari LPHP Temanggung, Ibu Wagiyanti selaku POPT Kecamatan Loano, dan PPL Kecamatan Loano.

Sebelumnya, kegiatan dimulai dengan pengamatan agroekosistem dan presentasi dari hasil pengamatan tersebut. Kegiatan dilanjutkan dengan praktek. Praktek pembuatan PGPR dilakukan dengan memanfaatkan air rendaman perakaran bambu yang direndam selama 2 hari sebagai biangnya. Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah 20 liter air bersih (air mineral atau air yang sudah masak kemudian didinginkan), air cucian beras (pengganti bekatul), terasi, dan air kapur sirih atau bisa diganti dengan kapur dolomit. Rebus air cucian beras, terasi, dan air kapur sirih hingga mendidih. Biarkan hingga dingin. Setelah larutan dingin, campurkan dengan biang PGPR (air rendaman akar bambu). Aduk rata dan tutup wadah fermentasi rapat-rapat untuk mencegah kontaminasi. Biarkan fermentasi selama 12 hari. Buka tutup wadah setiap 2 hari sekali untuk mengeluarkan gas hasil fermentasi.

Praktek selanjutnya adalah perbanyakan beauveria bassiana. Media yang digunakan adalah beras. SL PHT ini bertujuan untuk mengedukasi petani tentang bagaimana cara menangani gangguan daro Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang mengganggu tanaman manggis agar tidak sampai merugikan para petani. Tujuan lain dari kegiatan ini ialah untuk meningkatkan produktivitas manggis yang menjadi komoditas hortikultura unggulan di Kabupaten Purworejo agar tetap eksis dipasaran.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung