Pestisida Nabati, ALternatif Paling aman atasi OPT

By DINPPKP 20 Des 2022, 15:29:07 WIB Penyuluhan
Pestisida Nabati, ALternatif Paling aman atasi OPT

Pertemuan SL IPDMIP Kelompok Tani Sri Rejeki Desa Sidarum Kecamatan Kutoarjo dilaksanakan pada hari Selasa, 20 Desember 2022 di Rumah Bapak Agus Subagiyono jam 09.00 s/d selesai dengan jumlah peserta 25 orang. Pertemuan SL IPDMIP dihadiri oleh Koordinator PPL BPP Kecamatan Kutoarjo, Kepala Desa Sidarum, PPL Kecamatan Kutoarjo, pengurus dan anggota kelompok tani Sri Rejeki Desa Sidarum Kecamatan Kutoarjo.

Materi pertemuan SL IPDMIP pada hari ini tentang Pestisida Nabati disampaikan oleh PPL Desa Sidarum. Pestisida nabati adalah hasil fermentasi dari hijau daun yang menghasilkan bau menyengat (antraktan & repelent) atau racun/toxin. Fungsi pesnab yaitu untuk mengendalikan hama karena pesnab menimbulkan bau menyengat dan tidak disukai hama, menimbulkan racun/toxin yang bisa membunuh hama. Kelebihan pesnab antara lain: tidak merusak agroekologi, murah dan bahan baku melimpah, tidak menyebabkan keracunan pada tanaman, bisa dibuat dari limbah rumah tangga, hasil produk pertanian menjadi sehat, bebas residu kimia.

Kekurangan  pesnab antara lain : pembuatan ribet karena petani sudah terbiasa menggunakan pestisida kimia, daya kerjanya relatif lambat, tidak membunuh sasaran secara langsung, dan kurang praktis. Beberapa contoh pesnab antara lain : pengusir walang sangit (bahan : daun sirsak, tembakau; cara : 50 lembar daun sirsak diremas dicampur satu ons tembakau, direndam dalam 1 liter air selama 24 jam. Air rendaman disaring dan dilarutkan dalam 28 liter air, kemudian disemprotkan. Moluskisida (racun siput) bahan : biji pinang, Cara : biji pinang ditumbuk lalu disebarkan ke sawah. Sasaran Tikus, bahan : buah jengkol, Cara : buah jengkol diiris-iris kemudian disebar ke sawah yang berair. Sasaran Tikus, bahan : serei wangi, Cara : batang serei wangi ditumbuk lalu disemprotkan pada tanaman dan dapat dicampur tanaman lain yang bersifat racun. Sasaran Lalat Buah, bahan : daun pandan, Cara : satu genggam daun pandan ditumbuk halus dan diberi air 5 ml kemudian disaring. Air saringan tersebut diteteskan pada kapas lalu dimasukkan kedalam perangkap plastik. Sasaran Tikus, bahan : ubi gadung, Cara : 1 kg ubi gadung diparut, 10 kg dedak, 1 ons kemiri, ditambah air, dicampur semua dibuat umpan.

(Pengirim : Reny Marlina Yushanita, SP PPL Kecamatan Kutoarjo)





Berita Purworejo

Counter Pengunjung