PANEN RAYA TEMBAKAU TAHUN 2024

By DINPPKP 15 Okt 2024, 08:17:23 WIB Penyuluhan
PANEN RAYA TEMBAKAU TAHUN 2024

PANEN RAYA TEMBAKAU TAHUN 2024

 

          Purworejo – Bulan September hingga Oktober merupakan panen raya di Kabupaten Purworejo tidak terkecuali di Kecamatan Purworejo. Terbukti dengan banyaknya petani yang memanen tembakau di lahan pertaniannya. Setelah proses panen, dilanjutkan dengan penanganan pasca panen tembakau yang prosesnya memakan waktu lama. Penanganan pasca panen tembakau merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan setelah daun tembakau dipanen. Proses pasca panen tembakau meliputi tahapan-tahapan yang dilakukan secara runtut dan berurutan karena dapat mempengaruhi kualitas dan menentukan harga jual.

Musim kemarau tahun 2024 ini lebih singkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sehingga petani melakukan panen raya tembakau lebih awal. Kemarau yang lebih singkat tahun ini memengaruhi kualitas tembakau yang dihasilkan. Saat kemarau penjang, tembakau bisa matang sepenuhnya di ladang yang meningkatkan kualitas dan harga jualnya. Para petani tembakau dalam proses pengolahan tembakau tidak disetor langsung ke pabrik melainkan pengolahan dilakukan secara manual oleh para petani. Dimulai dari memetik daun, rowek (menghilangkan gagang tembakau), perajangan, eler, menjemur hingga proses finishing dalam bentuk emplekan. Sebelum dirowek daun tembakau yang telah dipetik didiamkan (diimbu) terlebih dahulu selama 2 (dua) hari. Hal ini dimaksudkan untuk menghilangkan getah daun tembakau. Setelah dirowek, daun tembakau kemudian digulung dan disimpan selama 7-9 hari. Setelah daun berubah warna menjadi kekuningan, daun tembakau siap untuk dirajang. Daun tembakau sebaiknya dirajang pada tengah malam sampai pagi hari agar tembakau nantinya langsung bisa segera mendapat sinar matahari ketika dijemur.

PPL menyampaikan kepada petani untuk menerapkan perawatan standar dalam budidaya tembakau, baik dari pengolahan pra tanam hingga masa perawatan. Dengan perawatan standar akan sangat berpengaruh dengan kualitas tembakau dan harga juga lebih tinggi. Perawatan standar yang dimaksud meliputi penyiraman dua kali sehari pada awal masa tanam, sekali sehari setelah usia seminggu, serta pemupukan yang dilakukan tiga kali selama musim tanam dan sebagainya. Tanaman tembakau dengan perawatan standar akan menghasilkan tembakau dengan aroma dan rasa yang lebih bagus, bahkan berpengaruh juga dengan nikotin. Selain itu, tembakau dengan perawatan standar saat disimpan bisa bertahan bertahun-tahun.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung