Dari Hibah Menjadi Aset Produktif, Sapi PO di Purworejo Mulai Berkembang dan Beranak

By DINPPKP 25 Sep 2026, 13:23:12 WIB Peternakan dan Keswan
Dari Hibah Menjadi Aset Produktif, Sapi PO di Purworejo Mulai Berkembang dan Beranak

Dari Hibah Menjadi Aset Produktif, Sapi PO di Purworejo Mulai Berkembang dan Beranak


PURWOREJO, Program hibah ternak tidak berhenti ketika sapi diterima oleh kelompok. Perkembangan ternak, kesehatan, pemeliharaan, hingga kemampuan kelompok dalam menyediakan pakan menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan benar-benar tumbuh menjadi aset produktif. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan monitoring hibah ternak sapi Peranakan Ongole (PO) Tahun 2025 yang dilakukan Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian (Sarlintan) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo, Jumat (25/9/2026), di Desa Cengkawakrejo, Kecamatan Purworejo.


Monitoring dilakukan pada dua kelompok penerima hibah, yakni Kelompok Tani Manunggal Karya Sutomenggalan dan Kelompok Tani Kedung Butul Maju Bersama. Kegiatan tersebut juga didampingi PPL Wibi Desa Cengkawakrejo dan Koordinator PPL Kecamatan Banyuurip Kementrian Pertanian. Hasil pemantauan menunjukkan perkembangan ternak berjalan dengan baik. Sejumlah indukan telah menunjukkan perkembangan reproduksi dan beberapa ternak sudah bunting, bahkan satu ekor indukan telah beranak. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa ternak hibah mulai berkembang dan memberikan hasil bagi kelompok.


Selain perkembangan ternak, kondisi kandang juga menjadi perhatian dalam monitoring. Berdasarkan hasil pemantauan, lingkungan kandang terlihat bersih dan terawat, sementara pemberian pakan dinilai sudah baik. Kondisi kemarau panjang yang masih berlangsung juga tidak menjadi kendala berarti bagi kelompok. Kelompok telah menyiapkan stok pakan ternak untuk menjaga ketersediaan pakan selama kondisi hijauan terbatas. Menariknya, salah satu kelompok, yakni Kelompok Tani Manunggal Karya Sutomenggalan dibawah komando bapak solam, juga telah mempraktikkan pembuatan pakan komplit (complete feed) yang diperoleh dari pelatihan yang sebelumnya diselenggarakan oleh DKPP Purworejo. Penerapan tersebut menunjukkan bahwa pendampingan dan pelatihan tidak berhenti pada kegiatan di ruang pelatihan, tetapi mulai diterapkan dalam pengelolaan ternak sehari-hari. Kemampuan kelompok dalam mengolah dan menyiapkan pakan menjadi salah satu langkah untuk menjaga produktivitas ternak, terutama saat ketersediaan hijauan menghadapi tantangan musim kemarau.


Melalui monitoring ini, DKPP Purworejo memastikan ternak hibah tetap terpelihara dengan baik sekaligus mendorong kelompok untuk terus meningkatkan pengelolaan ternak. Ketika ternak tumbuh, bunting, hingga menghasilkan anakan, manfaat hibah mulai terlihat sebagai aset produktif yang dapat terus dikembangkan oleh kelompok.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung