- Seleksi Perdana Hibah Domba Dimulai, DKPP Purworejo Pastikan Ternak Berkualitas Siap Disalurkan
- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
- DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Hibah Sejak Awal Melalui Seleksi Ketat Kambing Jawa Randu
- Tingkatkan Akurasi Data Hasil Panen, DKPP Purworejo Bersama PPL dan Pemdes Kesugihan Gelar Kegiatan Ubinan Padi
- Bimbingan Teknis Program Subali Sapira Tingkatkan Pengetahuan Peternak Sapi di Desa Kedungpomahan Kulon Kecamatan Kemiri
- Gerdal OPT Tanaman Tembakau di Pacekelen Purworejo
- Tim UPT Puskeswan Sosialisasikan SIMKESWAN dan Laksanakan Pelayanan Kesehatan Hewan di 51Farm Karangsari
Refreshing Petugas Data Statistik Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Purworejo Tahun 2020

Refreshing Petugas Data Statistik Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo tahun 2020 dilaksanakan di Aula C DinPPKP. Acara dibuka Oleh Sekertaris Dinas PPKP Bapak Sukusnanto, SP. Dengan pemberi materi dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Purworejo yakni Kasi Produksi Anggrahito, SE dan Citra Faya Amanda. Para peserta refreshing yakni petugas Data Statistik Tanaman Pangan dan Hortikultura dari 16 Kecamatan di Kabupaten Purworejo.
Untuk materi yang diberikan yakni seputar cara mengisi data dalam lembar laporan bulanan untuk SP Padi dan Palawija yang jumlah komoditas tanamannya hanya 7 yang menjadi unggulandan juga petunjuk pengisian SP Hortikultura yang jumlah komoditasnya sebanyak 90 tanaman yang terdiri dari Sayur dan Buah-buahan Semusim, Buah dan Sayur-sayuran Tahunan, Tanaman Biofarmaka dan tanaman hias.
dengan adanya refreshing petugas data ini, diharapkan tidak ada rasa bingung bagi para petugas data di tingkat Kecamatan untuk memasukkan data dalam lembar isian data yang kemudian akan diinput dalam sistem baik itu di BPS maupun di Pertanian sendiri.






