- JAMIN KEAMANAN PANGAN, SAMPEL PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DARI DUA PASAR TRADISIONAL DI PURWOREJO DISISIR DAN DIUJI RAPID TEST
- Tim SUBALI SAPIRA Bergerak, Atasi Sapi Kelompok Tani yang Mengalami Kendala Reproduksi Sapi
- FFD PPHT PADI GAPOKTAN AGRO MULYO PURWOREJO SUKSES DIGELAR
- DKPP Purworejo Lakukan Verval Bantuan CPPD Bagi 50 KK Terdampak Puso di Cangkrep Lor
- DKPP PURWOREJO GANDENG FOUNDER RUMAH MOCAF INDONESIA DORONG POTENSI PEMASARAN TEPUNG MOCAF
- SHARING SESSION #2 UPT PUSKESWAN BERSAMA KTNA KECAMATAN GEBANG
- Evaluasi SL Tembakau KT Rukun Tani Gowong, Perkuat Kelembagaan dan Peran Petani
- KT Rukun Tani Gowong Siapkan 2.000 m² untuk Budidaya Bawang Merah Varietas Tajuk
- PENYALURAN BANTUAN PEMERINTAH Pengembangan Ayam Petelur di Kelompok Tani Sumber Makmur desa Tersidilor Kecamatan Pituruh
- Menjaga Genetik Unggulan Purworejo, Seleksi Hibah Kambing Kaligesing Kembali Digelar
Antisipasi OPT Wereng Batang Coklat Mendukung Swasembada Pangan

Antisipasi OPT Wereng Batang Coklat Mendukung Swasembada Pangan
Pada hari ini, Rabu tanggal 1 Juli 2026 anggota kelompok tani Sido Makmur Desa Rowobayem melakukan Gerakan pengendalian (gerdal) wereng batang coklat sebagai salah satu upaya mendukung program pemerintah “Swasembada Pangan”. Gerdal dipandu oleh Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan juga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kemiri.
Kegiatan gerdal ini menggunakan pestisida dengan bahan aktif BPMC yang disediakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo. Anggota kelompok tani sido makmur cukup antusias terbukti dengan kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 20 orang anggota kelompok tani. Kegiatan ini dimulai dengan pengarahan dari POPT kecamatan Kemiri bapak sugiyo dan PPL Wilayah Desa Rowobayem bu Erma.
Wereng Batang Coklat dapat dikenali dari bentuk hama dewasanya yang berwarna coklat. Wereng Batang Coklat dewasa berwarna coklat muda atau coklat tua, dengan sayap berbintik-bintik pada bagian depan. Panjang serangga jantan dewasa sekitar 2 - 3 mm. Wereng Batang Coklat sangat tertarik dengan cahaya. Umur serangga dewasa sekitar 18 - 28 hari. Untuk mengendalikan serangan hama Wereng Batang Coklat, perlu diketahui terlebih dahulu perilaku dari hama ini, sebagai berikut:
• Wereng Batang Coklat tidak memiliki tanaman inang lain selain tanaman padi. Karena itu, penanaman padi secara monokultur, akan menyebabkan hama berkembang populasinya.
• Wereng Batang Coklat menyukai kondisi pertanaman yang lembap dan rimbun.
• Wereng Batang Coklat menyukai padi yang berbatang lunak, apalagi dengan pemupukan N (urea/ZA) yang tinggi tanpa diimbangi pupuk P yang cukup (SP-36/SP-18).
Pengendalian wereng batang coklat kali ini menggunakan pestisida kimia dikarenakan populasinya sudah melewati ambang ekonomi yaitu 20 ekor/rumpun pada saat umur tanaman lebih dari 40 HST. Dalam pelaksanaanya, petani melakukan penyemprotan secara serempak pada sawah yang terdapat populasi wereng Batang coklat
Perlu diingat bahwa penggunaan pestisida sebaiknya mengikuti kaidah-kaidah pemberantasan hama terpadu (PHT) artinya tepat jenis, tepat dosis dan tepat waktu, karena jika melanggar justru turut memicu ledakan serangan hama wereng batang coklat. Melalui Gerakan pengendalian ini, diharapkan populasi wereng batang coklat di desa Rowobayem dapat segera berkurang, sehingga tanaman padi tetap dapat tumbuh dengan baik dan mencapai hasil produksi yang optimal serta meminimalisir kerugian petani.






