- Penyerahan Bantuan Alsintan dan Benih Hortikultura Oleh Bupati Purworejo
- Rapat Koordinasi dan Pembinaan Inseminator Kabupaten Purworejo
- “DKPP PURWOREJO GANDENG PENYULUH PERTANIAN UNTUK MONEV PELATIHAN PEMANFAATAN PEKARANGAN DI DESA RENTAN RAWAN PANGAN”
- Langkah Awal Menentukan Keberhasilan Program, Pemerintah Verifikasi Calon Penerima Bantuan Ayam Petelur
- Reffilling Nitrogen Cair, Simpan Semen Beku Bibit Ternak
- IKHTIAR PETANI TUNJUNGTEJO TEKAN HAMA WERENG
- Antisipasi OPT Wereng Batang Coklat Mendukung Swasembada Pangan
- Jaga Imunitas Ternak, DKPP Purworejo Tuntaskan 2.925 Dosis Vaksin PMK
- Belajar bikin Pestisida Nabati bareng-bareng
- Antisipasi Gagal Panen, Poktan Kyai Dukuh Kroyokulon Gelar Gerakan Pengendalian Wereng Batang Coklat
Rapat Koordinasi dan Pembinaan Inseminator Kabupaten Purworejo

Rapat Koordinasi dan Pembinaan Inseminator Kabupaten Purworejo
Rapat Koordinasi dan Pembinaan Inseminator Kabupaten Purworejo dilaksanakan pada Kamis, 2 Juli 2026 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Aula A Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, para inseminator se-Kabupaten Purworejo, serta perwakilan Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian yang membidangi kegiatan Inseminasi Buatan (IB).
Rapat koordinasi ini diselenggarakan sebagai wadah pembinaan sekaligus forum diskusi untuk menyampaikan berbagai saran, masukan, dan evaluasi terkait pelaksanaan pelayanan Inseminasi Buatan di Kabupaten Purworejo. Melalui komunikasi dua arah, diharapkan berbagai kendala di lapangan dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo menegaskan pentingnya sinergi antara inseminator dan Dinas dalam memberikan pelayanan Inseminasi Buatan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan peternak. Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat sehingga pelaksanaan kegiatan Inseminasi Buatan di Kabupaten Purworejo dapat berjalan lebih optimal serta mendukung peningkatan produktivitas ternak dan kesejahteraan peternak.





