- “DKPP PURWOREJO GANDENG PENYULUH PERTANIAN UNTUK MONEV PELATIHAN PEMANFAATAN PEKARANGAN DI DESA RENTAN RAWAN PANGAN”
- Langkah Awal Menentukan Keberhasilan Program, Pemerintah Verifikasi Calon Penerima Bantuan Ayam Petelur
- Reffilling Nitrogen Cair, Simpan Semen Beku Bibit Ternak
- IKHTIAR PETANI TUNJUNGTEJO TEKAN HAMA WERENG
- Antisipasi OPT Wereng Batang Coklat Mendukung Swasembada Pangan
- Jaga Imunitas Ternak, DKPP Purworejo Tuntaskan 2.925 Dosis Vaksin PMK
- Belajar bikin Pestisida Nabati bareng-bareng
- Antisipasi Gagal Panen, Poktan Kyai Dukuh Kroyokulon Gelar Gerakan Pengendalian Wereng Batang Coklat
- MUDAH, Perbanyakan Jamur Beauveria Bassiana dengan Media Beras
- Sosialisasi Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L), KWT Sido Dadi Siap Wujudkan Pekarangan Produktif dan Dukung Penurunan Stunting
Antisipasi Gagal Panen, Poktan Kyai Dukuh Kroyokulon Gelar Gerakan Pengendalian Wereng Batang Coklat

Antisipasi Gagal Panen, Poktan
Kyai Dukuh Kroyokulon Gelar Gerakan Pengendalian Wereng Batang Coklat
KROYOKULON – Guna mengamankan
produksi padi dari ancaman hama, Kelompok Tani (Poktan) Kyai Dukuh di Desa
Kroyokulon menggelar aksi Gerakan Pengendalian (Gerdal) Organisme Pengganggu
Tumbuhan, khususnya hama Wereng Batang Coklat (WBC). Kegiatan yang berlangsung
di hamparan sawah milik kelompok tani ini diikuti dengan antusias oleh para
petani setempat.
Tercatat sebanyak 25 orang
perwakilan peternak dan petani dari Poktan Kyai Dukuh turun langsung ke
lapangan. Gerakan ini tidak hanya melibatkan para petani, tetapi juga
mendapatkan pendampingan penuh dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Petugas
Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), serta jajaran Pemerintah Desa
Kroyokulon.
Sinergi di Lapangan: Kehadiran
PPL dan POPT memastikan bahwa aplikasi agens hayati atau pestisida yang
digunakan oleh petani dilakukan secara tepat dosis, tepat sasaran, dan ramah
lingkungan.
Langkah Preventif yang Kompak
Kepala Desa Kroyokulon
mengapresiasi kekompakan warga dan kesigapan petugas dalam merespons gejala
serangan wereng di wilayahnya. Menurutnya, langkah cepat ini sangat krusial
mengingat hama wereng batang coklat memiliki daya rusak yang masif jika
terlambat ditangani.
Selama kegiatan gerdal, petugas
POPT juga memberikan edukasi singkat mengenai cara monitoring berkala dan
pentingnya menjaga ekosistem sawah agar musuh alami wereng tetap terjaga.
Melalui gerakan yang kompak dan
terarah ini, diharapkan tanaman padi milik Poktan Kyai Dukuh dapat selamat
hingga masa panen tiba, sekaligus menjaga stabilitas pangan di wilayah Desa
Kroyokulon.






