- Optimalkan Data Sektor Pertanian, Petugas Statistik Perkebunan Kabupaten Purworejo Gelar Pertemuan Berkala
- Tim Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Laksanakan Surveilans Penyakit Kesehatan Hewan
- Ternak Berkembang, Kelompok Murakabi I Buktikan Manfaat Hibah Sapi
- TEKAN INFLASI, DKPP PURWOREJO HADIRKAN GELARAN “RUMAH PANGAN KITA” SETIAP HARI JUM’AT
- MT I di Depan Mata, Petani Kemiri Siap Bertani Modern
- Perkuat Kualitas Genetik Kaligesing, DKPP Purworejo Kembali Seleksi Ternak Hibah
- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lakukan Pemeriksaan dan Monitoring Jalan Usaha Tani di Desa Banjarrejo
- Tim SUBALI SAPIRA laksanakan Tatalaksana Treatment Hormon Berkelanjutan untuk Tingkatkan Fertilitas Sapi di Karangrejo
- PERUM BULOG SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS UNTUK MASYARAKAT, OJOL DAN ANAK YATIM DI PURWOREJO
- Dari Hibah Menjadi Aset Produktif, Sapi PO di Purworejo Mulai Berkembang dan Beranak
Ternak Berkembang, Kelompok Murakabi I Buktikan Manfaat Hibah Sapi

Ternak Berkembang, Kelompok Murakabi I Buktikan Manfaat Hibah Sapi
PURWOREJO, Perkembangan populasi menjadi salah satu gambaran nyata keberlanjutan program hibah ternak. Hal tersebut terlihat di Kelompok Tani Murakabi I, Desa Karangrejo, Kecamatan Loano, yang kini telah memiliki populasi sekitar 40 ekor sapi setelah menerima bantuan ternak dari pemerintah. Kondisi tersebut terpantau dalam kegiatan monitoring hibah ternak sapi yang dilaksanakan pada Senin (5/10/2026) oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo. Monitoring dipimpin langsung oleh Kepala DKPP Kabupaten Purworejo, Bagas Adi Karyanto, S.Sos., M.M., bersama tim Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian (Sarlintan) serta Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet). Kegiatan turut melibatkan PPL dan Koordinator PPL Kecamatan Loano untuk melihat secara langsung kondisi ternak sekaligus perkembangan pengelolaan hibah di tingkat kelompok.
Hasil pemantauan menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Populasi sapi di kelompok telah mencapai 40 ekor, dengan sejumlah indukan telah beranak dan beberapa ternak lainnya dalam kondisi bunting. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa ternak bantuan terus dipelihara dan dikembangkan sehingga memberikan tambahan populasi di tingkat kelompok. Tak hanya melihat jumlah ternak, monitoring juga mencakup kondisi kandang dan ketersediaan pakan. Lingkungan pemeliharaan terpantau bersih dan terjaga, sementara pemberian pakan dinilai sudah baik.
Di tengah kondisi kemarau panjang, kelompok juga telah menyiapkan stok pakan ternak untuk menjaga keberlangsungan pemeliharaan. Bahkan, Kelompok Tani Murakabi I telah menerapkan pembuatan pakan komplit (complete feed) yang diperoleh melalui pelatihan yang diselenggarakan DKPP Kabupaten Purworejo. Penerapan pakan komplit menjadi salah satu bentuk pemanfaatan hasil pelatihan secara langsung. Kelompok tidak hanya menerima bantuan ternak, tetapi juga mulai memperkuat kemampuan dalam mengelola pakan sebagai bagian penting dari pemeliharaan dan produktivitas ternak.
Melalui monitoring secara langsung, DKPP Purworejo terus mendorong agar bantuan ternak dapat berkembang menjadi aset produktif kelompok. Pertambahan populasi, kelahiran ternak, kesiapan pakan, serta pengelolaan kandang yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan manfaat program. Dari bantuan yang dipelihara dengan baik, tumbuh populasi. Dari populasi yang terus berkembang, terbuka peluang penguatan usaha dan kesejahteraan peternak.





