- Jaga Imunitas Ternak, DKPP Purworejo Tuntaskan 2.925 Dosis Vaksin PMK
- Belajar bikin Pestisida Nabati bareng-bareng
- Antisipasi Gagal Panen, Poktan Kyai Dukuh Kroyokulon Gelar Gerakan Pengendalian Wereng Batang Coklat
- MUDAH, Perbanyakan Jamur Beauveria Bassiana dengan Media Beras
- Sosialisasi Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L), KWT Sido Dadi Siap Wujudkan Pekarangan Produktif dan Dukung Penurunan Stunting
- SURVEY LAPANGAN IRIGASI PERPOMPAAN TENAGA SURYA
- Dukung Petani, DKPP Purworejo Gelar Sosialisasi Sarana Usaha Tani Tembakau TA 2026
- KONSULTASI DAN KOORDINASI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN MAHASISWA) UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA
- PELATIHAN PENGAWAS KEAMANAN PANGAN SEGAR
- Jamur Tiram, Peluang Usaha yang Masih Terlupakan: KWT Sekar Tani Gowong Belajar Langsung dari Praktisi
GERAKAN PENGENDALIAN WERENG BATANG COKLAT, DEMI PENGAMANAN KETAHANAN PANGAN

GERAKAN PENGENDALIAN WERENG BATANG COKLAT, DEMI PENGAMANAN KETAHANAN PANGAN
Pada Masa Tanam 2 di wilayah Purworejo telah terserang Wereng Batang Coklat kurang lebih 742 ha. Dinas PPKP bersama Poktan/ Gapoktan, Pemerintah Desa berkoordinasi dalam melakukan upaya pencegahan perluasan serangan. Hari ini Minggu, 10 Mei 2020, di desa Kebondalem, Kutoarjo dilaksanakan pengendalian secara masal 25 petani, dihadiri oleh Kadin PPKP, POPT, Koordinator PPL, PPL Eibi, Perwakilan dari Kecamatan serta Perangkat Desa. Luas serangan 10ha, luas pengendalian yg diperbantukan seluas 7ha. Gerakan ini dilakukan setelah ditemukan populasi tinggi di persemaian diatas 200 ekor dalam 10 ayunan jaring, dan lebih dari 10 ekor per rumpun pada tanaman berumur 7-14 Hari Setelah Tanam. Bahan pengendali berupa pestisida berbahan aktif Buprofezin 10% dari Laboratorium Pengamat Hama Wilayah Kedu. Bantuan ini bersifat stimulan, diharapkan petani setelah ini dapat melakukan pengendalian secara mandiri. Pengendalian WBC harus dilakukan secara bersama2. Apabila dilakukan secara individu hanya memindahkan populasi dari petak satu ke petak yang lain.


.png)



