- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
- DKPP Gelar Rakor Pengawasan Hewan Kurban 2026, Tekankan Kelayakan dan Higienitas untuk Hasilkan Daging ASUH
Biosekuriti Pada Peternakan Unggas

Biosekuriti Pada
Peternakan Unggas
Kasus Kematian pada ternak unggas
ternyata masih belum selesai. Pada hari Selasa, 20 Mei 2025 di Puskeswan
Purworejo kedatangan klien membawa ayam yang mulai lesu, tidak berkokok dan
nafsu makan menurun. Klien (pemilik ayam) yang Bernama Bapak Poniran yang
berdomisili di Kelurahan Paduroso Kecamatan Purworejo menceritakan sudah ada
kematian di populasi ayam miliknya sebanyak 2 ekor. Dalam ceritanya, Pak
Poniran menyampaikan jika dua ekor ayamnya yang mati memiliki gejala yang sama
dengan ayam yang hari ini di bawa ke Puskeswan. Sehari sebelumnya kondisi ayam
masih sehat dan tiba-tiba lemas lalu keesokan harinya ayam mati dengan kondisi
pial dan jengger membiru.
Berdasarkan anamnesa serta pemeriksaan
fisik yang kami lakukan, kami menduga ternak ayam milik Pak Poniran terindikasi
virus. Kami melakukan pengobatan yang sesuai dengan gejala yang muncul dan kami
bawakan desinfektan untuk membersihkan lingkungan kandang di rumah Pak Poniran.
Setelahnya kami memberikan masukan mengenai menjaga kesehatan ternak dengan
menjaga biosecurity dan vaksinasi.
Biosecuriti itu sendiri adalah
serangkaian tindakan yang di rancang untuk mencegah masuknya penyakit, mencegah
penularan penyakit, dan melindungi kesehatan serta produktivitas hewan ternak.
Biosecuriti melibatkan berbagai aspek mulai dari control akses, sanitasi dan
pembersihan, hingga pengelolaan limbah dan pemantauan kesehatan hewan.
1. Kontrol
akses adalah membatasi akses orang asing ke peternakan dan perketat lalu lintas
di Kawasan peternakan, lakukan desinfeksi sebelum memasuki Kawasan,
2. Sanitasi
dan pembersihan adalah memastikan area peternakan, peralatan, dan kendaraan
yang di gunakan dalam peternakan di jaga kebersihannya. Gunakan desinfektasn
secara teratur untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit,
3. Pengelolaan
limbah peternakan yang baik membantu mencegah penyebaran penyakit,
4. Pemantauan
kesehatan hewan dilakukan secara berkala. Pisahkan hewan yang sakit dan yang
sehat untuk mencegah penyebaran penyakit, berikan vaksinasi untuk mencegah
penyakit yang umum terjadi di daerah tersebut.






