Biosekuriti Pada Peternakan Unggas

By DINPPKP 21 Mei 2025, 10:13:01 WIB Peternakan dan Keswan
Biosekuriti Pada Peternakan Unggas

Biosekuriti Pada Peternakan Unggas

 

Kasus Kematian pada ternak unggas ternyata masih belum selesai. Pada hari Selasa, 20 Mei 2025 di Puskeswan Purworejo kedatangan klien membawa ayam yang mulai lesu, tidak berkokok dan nafsu makan menurun. Klien (pemilik ayam) yang Bernama Bapak Poniran yang berdomisili di Kelurahan Paduroso Kecamatan Purworejo menceritakan sudah ada kematian di populasi ayam miliknya sebanyak 2 ekor. Dalam ceritanya, Pak Poniran menyampaikan jika dua ekor ayamnya yang mati memiliki gejala yang sama dengan ayam yang hari ini di bawa ke Puskeswan. Sehari sebelumnya kondisi ayam masih sehat dan tiba-tiba lemas lalu keesokan harinya ayam mati dengan kondisi pial dan jengger membiru.

Berdasarkan anamnesa serta pemeriksaan fisik yang kami lakukan, kami menduga ternak ayam milik Pak Poniran terindikasi virus. Kami melakukan pengobatan yang sesuai dengan gejala yang muncul dan kami bawakan desinfektan untuk membersihkan lingkungan kandang di rumah Pak Poniran. Setelahnya kami memberikan masukan mengenai menjaga kesehatan ternak dengan menjaga biosecurity dan vaksinasi.

Biosecuriti itu sendiri adalah serangkaian tindakan yang di rancang untuk mencegah masuknya penyakit, mencegah penularan penyakit, dan melindungi kesehatan serta produktivitas hewan ternak. Biosecuriti melibatkan berbagai aspek mulai dari control akses, sanitasi dan pembersihan, hingga pengelolaan limbah dan pemantauan kesehatan hewan.

1.     Kontrol akses adalah membatasi akses orang asing ke peternakan dan perketat lalu lintas di Kawasan peternakan, lakukan desinfeksi sebelum memasuki Kawasan,

2.     Sanitasi dan pembersihan adalah memastikan area peternakan, peralatan, dan kendaraan yang di gunakan dalam peternakan di jaga kebersihannya. Gunakan desinfektasn secara teratur untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit,

3.     Pengelolaan limbah peternakan yang baik membantu mencegah penyebaran penyakit,

4.     Pemantauan kesehatan hewan dilakukan secara berkala. Pisahkan hewan yang sakit dan yang sehat untuk mencegah penyebaran penyakit, berikan vaksinasi untuk mencegah penyakit yang umum terjadi di daerah tersebut.

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung