- KONSULTASI DAN KOORDINASI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN MAHASISWA) UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA
- PELATIHAN PENGAWAS KEAMANAN PANGAN SEGAR
- Jamur Tiram, Peluang Usaha yang Masih Terlupakan: KWT Sekar Tani Gowong Belajar Langsung dari Praktisi
- BPP Purworejo Dampingi Petani adakan Gerdal Tikus di Kelompok Tani Ngudi Makmur Semawung
- Lapor Langsung Direspons! Tim Keswan Purworejo Selamatkan Sapi Betina Produktif di Kedungpomahan Kulon kecamatan Kemiri
- SERENTAK! PETANI DESA MAJIR KENDALIKAN HAMA WERENG BATANG COKELAT PADA TANAMAN PADI
- Melangkah Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan: Sinergi DKPP dan Kelompok Tani Rimba Sari di Desa Pamriyan
- Dari Kandang ke Produk Bernilai Jual, Peternak Kambing Kaligesing Dibekali Strategi Pengembangan Susu Kambing
- Dari Analisa Usaha hingga Fermentasi Pakan, Peternak Purworejo Digembleng Seharian
- Kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Wereng pada Tanaman Padi
WORKSHOP SISTEM RESI GUDANG

WORKSHOP SISTEM RESI GUDANG
Sistem Resi Gudang atau lebih disingkat sebagai SRG adalah Kegiatan yang berkaitan dengan penerbitan, pengalihan, penjaminan, dan penyelesaian transaksi Resi Gudang, dimana Resi Gudang sendiri merupakan dokumen bukti kepemilikan atas barang yang disimpan di Gudang yang diterbitkan oleh Pengelola Gudang. SRG memiliki banyak keuntungan bagi petani diantaranya adalah mendapatkan harga jual yang lebih baik karena saat panen raya harga jual rendah petani dapat menyimpan di gudang terlebih dahulu untuk dapat dijual saat harga tinggi nanti, mendapatkan kepastian mutu dan jumlah, mendapatkan pinjaman dari bank/lembaga keuangan lainnya dengan jaminan resi gudang tanpa agunan lainnya, mempermudah proses jual beli dan meningkatkan efisiensi biaya dan posisi tawar petani.
Adapun tujuan dari penggunaan sistem resi gudang bagi petani ada jangka pendek dan jangka panjang, tujuan jangka pendek yaitu Petani bisa mendapatkan akses kredit secara cepat dengan bunga rendah, petani dapat menggunakan sistem tunda jual (menjual komoditasnya saat harga naik dengan menyimpannya terlebih dahulu saat panen raya), sedangkan tujuan jangka panjang yaitu petani dapat memproduksi hasil-hasil pertanian yang berkualitas tinggi sehingga sehingga mampu mendorong peningkatan di sektor ekonomi Kabupaten Purworejo.
Kegiatan Workshop SRG dilaksanakan pada hari Rabu, 9 November 2022 pukul 10.00 WIB bertempat di gudang SRG, Kutoarjo. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak dari lintas sektor, antara lain : Bappedalitbang, Bank Jateng dan dari pengelola SRG sebagai narasumber, Penyuluh Pertanian masing-masing Kecamatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Dinas Perindustrian, transmigrasi dan tenaga kerja, serta perwakilan dari poktan/gapoktan dan UKM Kabupaten Purworejo.
Sistem SRG sendiri mempunyai prinsip Mudah, Murah dan Manfaat bagi petani. Mudah yaitu diantaranya SRG dapat melakukan jemput komoditas, sehingga petani tidak perlu datang ke gudang SRG untuk menitpkan komoditasnya, Murah yaitu mekanisme SRG yang mengarahkan petani untuk berkelompok sehingga menekan biaya, dan manfaat yaitu Resi Gudang dapat dimanfaatkan petani/UK sebagai agunan ketika akan memperoleh pembiayaan dari bank/ lembaga keuangan lainnya.
Pada workshop tersebut juga dijelaskan bagaimana alur proses penerbitan resi gudang, skema sistem resi gudang, ilustrasi biaya SRG, analisa pemanfaatan SRG bagi petani/gapoktan sebagai sarana peningkatan omset petani serta penjelasan dari pihak bank tentang alur permohonan kredit bagi petani/poktan/gapoktan.
Hasil dari workshop SRG ini yaitu adanya keberpihakan SRG kepada petani/poktan/gapoktan untuk meningkatkan kesejahteraan petani/poktan/gapoktan dan UKM dengan memberikan sarana sistem tunda jual bagi mereka sehingga didapatkan banyak manfaat yang berguna bagi peningkatan perekonomian Kabupaten Purworejo.
Redaksi : Bidang Pangan DKPP Purworejo






